Siapkan Dana Rp100 M untuk Pelaku Usaha, LPDB KUMKM Gandeng Bank Aceh

Diaz Abraham ยท Minggu, 14 Oktober 2018 - 09:00 WIB
Siapkan Dana Rp100 M untuk Pelaku Usaha, LPDB KUMKM Gandeng Bank Aceh

Direktur Utama LPDB Braman Setyo saat berdiskusi dengan para pelaku koperasi dan UMKM di Banda Aceh, Aceh, Jumat (5/10/2018). (Foto: iNews.id/Diaz Abraham).

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

BANDA ACEH, iNews.id - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) menyiapkan pendanaan hingga Rp100 miliar bagi koperasi dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Provinsi Aceh. Agar prosesnya semakin mudah, mereka menggadeng beberapa pihak.

"Kami berencana siapkan dana bergulir Rp100 miliar bagi pelaku UKM di Aceh yang belum memiliki badan hukum yang skemanya dikerjasamakan dengan Bank Aceh. Prosesnya pun lebih mudah dan tak perlu datang lagi ke Jakarta," kata Direktur Utama LPDB Braman Setyo saat berdiskusi dengan para pelaku koperasi dan UMKM di Banda Aceh, Aceh, Jumat (5/10/2018).

Kerja sama antara LPDB dan Bank Aceh dilakukan untuk menyiasati pelaku usaha UMKM yang ingin meminjam dana pada mereka tapi belum memiliki badan hukum tetap. Padahal, selama ini mereka selalau memberi bantuan hanya pada koperasi dan UMKM yang jelas badan hukumnya.

"Karena itu kami akan menggandeng Bank Aceh. Atau, ada BPR dan bank lain yang mau bekerja sama dengan kami," kata Braman.

Terkait proses, dia menjelaskan, bila LPDB telah menggandeng PT Jamkrindo agar proses pendanaannya lebih mudah. Perusahaan di bawah Kementerian BUMN inilah akan meng-cover sebagian besar jaminan atas modal bergulir yang diminta koperasi atau UMKM.

"Jamkrindo yang nantinya akan merekomendasikan apakah sebuah koperasi dan UMKM layak diberikan bantuan modal bergulir atau tidak," tuturnya.

Dia menambahkan, bunga kredit yang diberikan LPDB dengan pola langsung dinilai sangat rendah dibandingkan lainnya. Untuk pertanian, perkebunan, perikanan, dan energi per tahun hanya 4,5 persen. Lalu, kerajinan atau sektor riil 5 persen, koperasi simpan pinjam 7 persen, dan bagi hasil pola syariah 70:30.


Editor : Zen Teguh