Sri Mulyani Dianugerahi Menkeu Terbaik Asia Pasifik Timur 2018

Rahmat Fiansyah ยท Sabtu, 13 Oktober 2018 - 20:44 WIB
Sri Mulyani Dianugerahi Menkeu Terbaik Asia Pasifik Timur 2018

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Okezone.com)

NUSA DUA,  iNews.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik Tahun 2018 Asia Pasifik Timur versi Majalah Global Markets. Penghargaan tersebut diberikan atas kiprahnya mempertahankan reputasinya mengelola APBN secara kredibel saat kembali menjabat sebagai menkeu kedua kalinya. Padahal, situasi ekonomi dunia cukup menantang.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu dinilai menghadapi tantangan yang sulit di sebuah negara yang di antara potensi besar dan beban keuangan yang serius, terutama soal penerimaan pajak.

Menanggapi hal tersebut, Sri Mulyani mengatakan, pemerintah Indonesia terus mendorong reformasi perpajakan. Selain itu, Indonesia bersama komunitas global juga berkomitmen menerapkan aturan pertukaran data untuk kepentingan pajak untuk menghindari BEPS (Base Erotion and Profit Shifting).

"Kita terus berupaya meningkatkan kepatuhan pembayar pajak di Indonesia. Tidak ada negosiasi,” ujar Sri Mulyani saat menerima penghargaan di Nusa Dua, Bali, Sabtu (13/10/2018).

Menurut Menkeu, kebijakan fiskal dan anggaran negara, yang merupakan dua alat fundamental Kementerian Keuangan untuk mengarahkan pembangunan ekonomi, harus dapat dipercaya dan menjadi tulang punggung reformasi kebijakan. Dukungan seluruh pemangku kepentingan membuat APBN terkelola dengan baik dari sisi pendapatan, belanja, dan pembiayaan.

"Semua bertujuan untuk membangun anggaran negara yang lebih sehat, penuh kehati-hatian, dan lebih produktif, " kata Sri Mulyani.

Menurut Global Markets, Sri Mulyani telah mengatasi dua persoalan utama APBN, yaitu pengumpulan pajak dan penyerapan anggaran pemerintah. Penerimaan pajak tahun lalu mencapai 91 persen dari target naik dari dua tahun sebelumnya 83 persen.

Sementara belanja pemerintah tumbuh  cepat dalam tiga tahun terakhir sejak 2017. Serapan APBN meningkat dari 73 persen pada tahun 2016 menjadi 97 persen pada tahun 2017, level tertinggi dalam enam tahun terakhir.

Sri Mulyani sebelumnya telah memperoleh beberapa penghargaan seperti Menteri Keuangan terbaik Asia 2006 oleh Emerging Markets Forum di Sidang Tahunan Bank Dunia dan IMF, Singapura 2006, Menteri Keuangan terbaik 2006 oleh majalah Euromoney, wanita paling berpengaruh ke-23 di dunia versi majalah Forbes 2008, dan terakhir ia dinobatkan sebagai menteri terbaik dunia pada World Government Summit di Dubai, Februari 2018.

Global Markets merupakan majalah berita terkemuka di bidang pasar ekonomi internasional yang 30 tahun terakhir telah menjadi salah satu acuan bagi para pelaku dan institusi di sektor ekonomi dan keuangan internasional.


Editor : Haryo Jati Waseso