Tertekan Selama 2 Hari, Wall Street Dibuka Naik Tajam di Akhir Pekan

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Jumat, 12 Oktober 2018 - 21:20 WIB
Tertekan Selama 2 Hari, Wall Street Dibuka Naik Tajam di Akhir Pekan

ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

NEW YORK, iNews.id - Pasar saham Amerika Serikat (AS) menguat tajam setelah kekhawatiran pelaku pasar soal panasnya ekonomi AS mulai memudar. Selain itu, saham-saham teknologi juga mulai bangkit.

Dilansir CNBC, indeks Dow Jones industrial average menguat 412 poin dengan saham Visa naik hampir 4 persen. S&P 500 naik 1,4 persen sementara Nasdaq Komposit melaju positif lebih dari 2 persen.

Sektor teknologi dibuka menghijau. Netflix naik 5,1 persen sementara Amazon dan Apple naik masing-masing 4,4 persen dan 3 persen. Facebook menguat 1,4 persen dan Alphabet menanjak 2,5 persen.

Kenaikan ini selaras dengan pergerakan bursa global. Di Eropa, German Dax menguat 0,7 persen sementara France CAC naik 0,8 persen. Di Asia, Shanghai Komposit naik 0,9 persen dan Nikkei 225 Jepang menguat 0,5 persen.

Selama dua hari terakhir, Wall Street tertekan. Kemarin, Dow turun 540 poin, menggenapi penurunan hari sebelumnya menjadi lebih dari 1.300 poin. Sentimen tersebut menjalar ke seluruh dunia karena investor di AS khawatir dengan kenaikan suku bunga dan tingginya valuasi saham-saham teknologi.

Presiden AS Donald Trump menuding Fed menjadi biang kerok penurunan pasar saham. Dia sebelumnya juga mengaku tidak senang dengan langkah bank sentral AS tersebut yang terus menerus menaikkan Fed Fund Rate meski dia menyatakan tidak berniat untuk mengganti Jerome Powell sebagai Gubernur Fed.

"Masalah yang saya miliki adalah dengan Fed. Fed bergerak liar. Maksud saya, saya tidak tahu apa masalah mereka sehingga menaikkan suku unga dan itu benar-benar konyol," kata Trump.


Editor : Rahmat Fiansyah