Bersantai di Curug Awang, Niagara Mini ala Sukabumi yang Unik

Vien Dimyati ยท Jumat, 21 Desember 2018 - 07:57 WIB
Bersantai di Curug Awang, Niagara Mini ala Sukabumi yang Unik

Pesona Curug Awang. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Sukabumi merupakan salah satu daerah yang dipenuhi dengan bermacam keindahan alam. Banyak destinasi wisatanya yang mulai dilirik dunia. Salah satunya Geopark Ciletuh. 

Setelah statusnya diangkat menjadi UNESCO Global Geopark, Ciletuh-Pelabuhan Ratu, menjadi salah satu destinasi wisata petualangan yang mulai hits di kalangan traveler. Tak hanya dari dalam negeri, tapi juga luar negeri.

Geopark Ciletuh memang punya pemandangan menawan, dikelilingi alluvial dengan batuan unik. Ciletuh juga punya deretan pantai keren yang jadi tempat favorit surfer dunia. Kawasan ini juga terkenal dengan air terjunnya yang tak biasa, karena terbentuk dari formasi bebatuan yang unik. Salah satunya Curug Awang, air terjun yang mirip dengan Niagara di Amerika Serikat (AS).

"Air terjun dengan ketinggian sekitar 40 meter dengan lebar sekitar 60 meter berdinding batu alam (geopark) berwarna coklat kemerahan, siap menyambut kita saat menjelajahi Ciletuh Geopark. Lokasinya berada di Desa Taman Jaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Uniknya, cara terbaik untuk menikmati keindahan curug ini adalah dari kejauhan. Terutama pada musim hujan, saat air terjun mengalirkan air dengan deras. Saat itulah Curug Awang mendapatkan julukannya, Niagara Mini," tulis Instagram @Indoflashlight, Jumat (21/12/2018).

Curug Awang merupakan air terjun yang bentuknya melebar dan tidak berundak. Air terjun ini mengalir dari Sungai Ciletuh yang membatasi wilayah Kecamatan Ciemas dengan Kecamatan Ciracap. Selain itu, juga merupakan batas antara Desa Taman Jaya dengan Desa Cibenda, dan pembatas antara Desa Mekar Sakti dan Desa Mandra Jaya.

Pada musim kemarau, saat curah hujan kurang, Curug Awang memiliki dua air terjun dengan air terjun utama di sebelah kanan dan air terjun kecil di sebelah kiri. Penduduk setempat menyebut air terjun yang kecil dengan sebutan Anak Curug Awang, sedangkan air terjun utama yang lebih besar dengan sebutan Curug Awang Indung.

Ketika musim hujan, Curug Awang akan terlihat lebih indah, di mana seluruh bagian curug terpenuhi oleh derasnya air yang mengalir. Pemandangan di bawahnya cukup Instagramable, dengan batu-batu besar di bawah air terjun.

Curug Awang punya keistimewaan tersendiri dibanding curug di Pulau Jawa pada umumnya. Lapisan batuannya terlihat jelas dan punya patahan yang lurus. Ditambah, dimensi curug yang cukup lebar dan tinggi. Fenomena ini yang menjadikan air terjun ini terlihat begitu menawan.

Menuju ke sana sangat mudah. Jika Anda dari Jakarta, perjalanan bisa dimulai dengan melewati jalur Jakarta – Bogor – Cijeruk – Cibadak – Cikidang – Pelabuhan Ratu – Simpenan – Kiara Dua – Jampang Kulon – Waluran – Tamanjaya. Sesampainya di Desa Tamanjaya, lanjutkan perjalanan menuju kawasan Ciletuh Geopark.

Dari kawasan ini, Curug Awang berada di pinggir jalan tepat di sebelah kiri. Setelah sampai di lokasi parkir Curug Awang, Anda masih harus berjalan sekitar 200 meter untuk menyaksikan keindahan Curug Awang ini.

Harga tiket masuk Curug Awang Rp3.000 per orang, biaya parkir motor Rp3.000, dan mobil Rp5.000. Disarankan bawa makan dan minum sendiri, karena warung di sana masih sangat jarang. Pastikan juga kondisi kendaraan dalam keadaan baik. Gunakan sepatu karena jalanannya berbatu dan sedikit menurun, serta harus mengarungi sawah dan melewati jembatan batang pohon.


Editor : Tuty Ocktaviany