Curug Parigi, Wisata Air Terjun di Bekasi Mirip Niagara AS Versi Mini

Vien Dimyati ยท Rabu, 08 Mei 2019 - 17:19 WIB
Curug Parigi, Wisata Air Terjun di Bekasi Mirip Niagara AS Versi Mini

Curug Parigi di Bekasi jadi destinasi favorit wisatawan. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Mendengar nama Kota Bekasi, yang ada di pikiran adalah kemacetan dan udara panas. Tetapi siapa sangka, kota industri yang masuk dalam Provinsi Jawa Barat ini memiliki destinasi wisata menakjubkan untuk dikunjungi. Objek wisata tersebut bernama Curug Parigi.

Curug ini terletak di Desa Cikiwul, Kecamatan Bantar Gebang, Bekasi Jawa Barat. Curug parigi terbentuk akibat patahan Sungai Cileungsi setinggi sekitar dua meter. Debit air yang turun dari atas sungai ini menciptakan sensasi luar biasa yang terlihat menakjubkan.

Patahannya yang sempurna sepanjang lebar sungai, membentuk air terjun serupa Niagara yang ada di Canada, Amerika Serikat (AS) versi mini. Debit airnya sendiri tergantung musim, jika sedang musim hujan skala debit air bisa pada kapasitas sedang yang membuat Curug Parigi terlihat indah. Indahnya pemandangan ini banyak membuat pengunjung mengabadikan momen dengan berfoto.

"Kerap diidentikkan dengan macet, semrawut dan udara panas, ternyata Bekasi punya sisi lain yang bisa menyejukkan mata. Ya... inilah Curug Parigi yang berlokasi di daerah Bantar Gebang. Curug Parigi seakan-akan memindahkan panorama air terjun di perbatasan Canada - Amerika Serikat, yakni Air Terjun Niagara dalam versi mini ke kota tetangga Jakarta ini," tulis Instagram @Indiflashlight, Rabu (8/5/2019).

Untuk mencapai Curug Parigi, traveler dapat berkunjung dengan menggunakan kendaraan umum berupa bus jurusan Bekasi-Bogor dan turun di Pangkalan lima. Jika ingin menggunakan kendaraan pribadi, masuk ke Jalan Raya Narogong dan berhenti di Desa Cikiwul. Menurut informasi, sejauh ini pengunjung tidak dikenakan tarif tiket masuk, namun perlu membayar parkir Rp5.000 untuk motor dan Rp10.000 untuk mobil. Bagaimana, tertarik untuk singgah melihat Niagara versi mini di Bekasi?


Editor : Tuty Ocktaviany