Daya Tarik Lain di Sekitar Danau Toba, Kunjungi Kampung Batak yang Terkenal Unik

Vien Dimyati ยท Rabu, 12 Juni 2019 - 07:33 WIB
Daya Tarik Lain di Sekitar Danau Toba, Kunjungi Kampung Batak yang Terkenal Unik

Huta Siallagan jadi salah satu daya tarik wisata di sekitar Danau Toba. (Foto: Instagram)

JAKARTA iNews.id – Perkampungan yang dikelilingi batu besar dan disusun bertingkat ini akan membuat siapa pun kagum dengan keindahannya. Walaupun sempat menjadi kampung yang tertutup, Huta Siallagan kini menjadi salah satu daya tarik wisata di sekitar Danau Toba, Sumatera Utara.

Di kampung ini terdapat objek wisata Batu Persidangan. Menurut cerita masyarakat setempat, Batu Persidangan terlanjur membuat stigma bahwa Huta Siallagan merupakan kampung Batak yang memegang praktik kanibalisme. Tapi itu pada zaman dahulu kala.

Kisahnya berawal dari sang raja yang memerintahkan prajurit untuk memenggal kepala terdakwa di atas Batu Persidangan. Namun, ritual ini sudah tidak dilaksanakan kembali karena masuknya ajaran agama Kristen di wilayah Samosir.

"Penasaran dengan perkampungan batak yang indah nan unik ini? Yuk, liburan ke sini sekaligus menyambangi Danau Toba!" tulis Instagram @Pesonaid_travel, Rabu (12/6/2019).

Huta sendiri berarti kampung, sedangkan Siallagan adalah nama marga penghuni kampung tersebut. Huta Siallagan berada di Desa Ambarita, Kecamatan Simanindo, Pulau Samosir. Perkampungan ini memiliki luas sekitar 2.400 meter persegi, dikelilingi tembok batu yang tersusun rapi setinggi 1,5 hingga 2 meter.

Dulunya, tembok tersebut dilengkapi bambu dan benteng untuk menjaga perkampungan dari gangguan binatang buas dan serangan suku lain. Destinasi wisata ini selalu ramai dikunjungi para wisatawan asing dan lokal.

Jika ingin berkunjung ke Huta Siallagan, sebaiknya berkoordinasi terlebih dahulu dengan guide setempat. Biasanya, pengelola akan menyiapkan penyambutan khusus bagi para pengunjung. Salah satunya berupa tari-tarian bersama patung si gale gale.

Anda akan diajak bergoyang mengikuti irama gondang Batak dengan dipandu beberapa orang guide. Setelah tiga atau empat tarian, sambutan baru benar-benar selesai, Anda pun dapat berkeliling sekitar kampung sembari mendengarkan kisah sejarah menarik Huta Siallagan.

Menuju Huta Siallagan hanya memakan waktu sekitar 20 menit dari Tuktuk. Anda harus menumpang kapal boat dari Danau Toba. Sayangnya, kapal yang menuju Ambarita jarang. Rombongan wisatawan kebanyakan lebih suka dibawa ke Desa Tomok. Namun, Anda bisa menuju Huta Siallagan dari Desa Tomok dengan menggunakan jalur darat.


Editor : Tuty Ocktaviany