Deretan Alternatif Wisata di Banten selain Pantai, Pilih Telaga Cisoka

Vien Dimyati ยท Kamis, 27 Desember 2018 - 15:37 WIB
Deretan Alternatif Wisata di Banten selain Pantai, Pilih Telaga Cisoka

Telaga Cisoka jadi destinasi favorit wisatawan. (Foto: Kemenpar)

JAKARTA, iNews. id - Belum lama ini destinasi wisata di Banten porak-poranda dilanda tsunami. Bagi wisatawan yang ingin menghabiskan waktu liburan Natal dan Tahun Baru di Banten, pilih alternatif wisata lainnya selain pantai.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melalui Tim Tourism Crisis Center (TCC), memberikan informasi alternatif destinasi wisata bagi wisatawan yang ingin berlibur di sekitar Provinsi Banten selain pantai, karena menurut Kadispar Prov Banten Eneng Nurcahyati, Banten memiliki banyak objek wisata lain yang menarik.

“Banten memiliki berbagai destinasi lain selain pantai yang bisa dijadikan alternatif berwisata di penghujung tahun. Di sana terdapat wisata alam, budaya, hingga buatan. Beberapa di antaranya terletak di Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan beberapa daerah lainnya,” ujar Kadispar Provinsi Banten Eneng Nurcahyati, melalui keterangan resmi yang diterima iNews.id, Kamis (27/12/2018).

Provinsi yang berdiri pada 2000 itu memiliki segudang wisata alam, seperti Pemandian Air Panas Alam Batoe Koewoeng di Serang dan Telaga Biru Cisoka yang berada di Kabupaten Tangerang. Tempat wisata dengan nama Telaga Biru Cisoka ini sukses menjadi wisata pilihan para anak muda yang ingin menikmati wisata alam dengan pemandangan indah dan romantis. Terdapat tiga telaga dengan warna biru dan kedalaman berbeda mulai lima hingga 20 meter.

Sedangkan Pemandian Air Panas Alam Batoe Koewoeng merupakan air panas yang muncul dari perut bumi dan memiliki khasiat menyembuhkan penyakit rematik, pegal linu, sering kesemutan, dan beberapa penyakit lainnya. Pada umumnya, air panas alami mengandung belerang, namun air panas di pemandian ini mengandung iodium sehingga tidak berbau. Terdapat dua pilihan untuk berendam, yaitu di kolam terbuka bersama-sama pengunjung lain dan kedua dalam ruangan tersendiri.

Berwisata ke Banten tak lengkap bila tidak berwisata religi, salah satunya ke Masjid Agung Banten yang berada di kawasan Kesultanan Banten. Masjid ini merupakan bangunan sejarah yang sudah berdiri sejak 1569. 

Bangunan masjid ini memiliki gaya artsitektur Hindu, China, Jawa, dan Eropa. Bukan hanya Masjid saja yang dapat ditemui di lokasi ini, melainkan juga peninggalan dari kerajaan Islam yang pernah ada di Banten, lengkap dengan makam orang-orang yang berjasa dalam pengembangan agama Islam di banten. Selain ramai dikunjungi peziarah dan umat Islam, Masjid Agung Banten setiap harinya juga ramai dikunjungi wisatawan yang tertarik dengan sejarah Islam.

Banten ternyata juga memiliki air terjun yang menarik untuk dikunjungi, salah satunya adalah Air Terjun Cihear di Gunung Leutik yang masuk dalam Kawasan Gunung Halimun Salak. Letaknya berada di antara Desa Cigobang dan desa Ciladaeun Kecamatan Lebak Gedong kabupaten Lebak. Air Terjun Cihear merupakan objek wisata yang sangat menarik dan indah, dengan aliran air yang sangat deras mencapai ketinggian 25 meter, dengan lebar sekitar enam meter.

Sebelumnya, BMKG sendiri telah mengeluarkan peringatan gelombang tinggi tanggal 22 hingga 29 Desember 2018 di sejumlah wilayah pantai Indonesia. Para masyarakat dan wisatawan diharap tidak abai himbauan dari pemerintah.

“Imbauan dari BMKG, masyarakat atau wisatawan agar menjauh satu kilometer dari pantai. Untuk itu baiknya sementara memilih liburan selain ke pantai, dan upayakan untuk selalu update info cuaca melalui akun media sosial atau mobile aplikasi Info BMKG," ujar Guntur Sakti, Ketua Tim TCC Kemenpar.


Editor : Tuty Ocktaviany