Indahnya Air Terjun Kembar di Bali, Terlihat Eksotis di Tengah Hutan

Vien Dimyati ยท Rabu, 28 November 2018 - 05:02 WIB
Indahnya Air Terjun Kembar di Bali, Terlihat Eksotis di Tengah Hutan

Air Terjun Kembar di Bali jadi destinasi favorit wisatawan. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Gemericik air mengucur deras dari ketinggian. Sebagian menyelinap ke sela tumbuhan, sebagian lagi jatuh ke bebatuan. Tumbuhan yang menjalar di dinding berbatu itu memisahkan tumpahan air menjadi tiga bagian. Sungguh pemandangan yang menenangkan hati dan pikiran.

Bagi traveler pencinta wisata air terjun, destinasi satu ini layak dikunjungi. Namanya Air Terjun Banyumala. Tidak sedikit yang bilang air terjun ini paling indah di Pulau Dewata. Sebutan itu bukan isapan jempol belaka. Traveler dijamin terkesima oleh keindahannya.

"Siapa sangka di Bali ada air terjun yang eksotis dengan lembah yang indah? Ini dia, Air Terjun Banyumala yang tertinggi di Bali Utara. Lokasinya berada di desa Wanagiri, Sukasada, Buleleng. Sering disebut Air Terjun Kembar karena terdiri dari dua air terjun yang saling berdekatan. Lokasinya berada di tengah hutan alami, sehingga kita bisa menikmati panorama hijau pepohonan yang asri saat menuju air terjun ini. Derasnya air terjun dan volume air yang jatuh dari atas menimbulkan suara yang menenangkan jiwa siapapun yang mendengarnya. Ditambah lagi udara yang sejuk, segarnya bukan main! Nah, selain Air Terjun Banyumala, Bali juga masih punya banyak air terjun cantik dan menawan," tulis Instagram @Pesonaid_Travel, Rabu (28/11/2018).

Di sini traveler bisa menikmati tiga air terjun sekaligus. Dua air terjun kecil di sisi kanan dan kiri mengapit air terjun terbesar yang tepat di tengahnya. Air terjun tertinggi membentang sepanjang sekitar 20 meter. Ketiganya menuju pada satu muara.

Di bawah muara, ketiga air terjun tersebut terdapat kolam besar yang terbentuk secara alami. Kolam berbentuk bulat ini berdiameter sekitar 15 meter. Pada momen-momen tertentu pelangi akan muncul membentang melintasi kolam.

Traveler bisa merasakan kesejukan dan kejernihan airnya yang seperti kaca. Saking bersihnya, traveller bisa menyaksikan dasar kolam dari permukaan. Tapi jangan asal berendam. Harus yang benar-benar bisa berenang. Soalnya kolam ini memiliki kedalaman mencapai dua meter dengan diameter sejauh 20 meter.

Selain menikmati pemandangan, biasanya pengunjung yang datang ke tempat ini juga ingin merasakan kesunyian. Berada di lingkungan yang alami, Air Terjun Banyumala memang menyajikan pemandangan yang hijau dan jauh dari keramaian dan kebisingan. Jadi, sebaiknya traveler hindari berkunjung pada momen liburan.

Biaya masuknya tidak mahal, hanya Rp10.000. Tapi, untuk menuju lokasi air terjun memang butuh usaha ekstra. Kondisi jalannya cukup buruk. Jadi, traveler harus hati-hati saat melangkah.

Air terjun Banyumala berada di dasar lembah Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali. Kecamatan Sukasada adalah kawasan dataran tinggi Bali Utara dengan deretan bukit-bukit yang mengelilingi. Wilayah dengan luas sekitar 173 km persegi ini memang dikenal akan keindahan air terjunnya.

Berjarak 65 km atau 2,5 jam berkendara dari Kota Denpasar menuju Air Terjun Banyumala, bakal disuguhi segarnya hijau pepohonan dan suasana danau yang sejuk karena melewati Danau Beratan di Desa Candikuning dan Danau Buyan di Desa Pancasari. Banyak pemandu wisata yang mengetahui keberadaan tempat ini. Biasanya yang dijadikan patokan untuk ke sini adalah wilayah Bedugul.

Dari arah Bedugul, traveler bisa melanjutkan perjalanan ke arah utara hingga berjumpa persimpangan yang menuju ke Kota Singaraja dan Kecamatan Busung Bio. Selanjutnya, Anda dapat memilih belok kiri yang lokasinya berada di atas Danau Tamblingan dan Buyan. Setelah itu, Anda tinggal menemukan petunjuk jalan yang berada di sisi kanan jalan.


Editor : Tuty Ocktaviany