Indahnya Pantai Banyu Anjlok di Malang, Unik karena Bercampur Air Terjun

Vien Dimyati ยท Jumat, 10 Mei 2019 - 09:05 WIB
Indahnya Pantai Banyu Anjlok di Malang, Unik karena Bercampur Air Terjun

Indahnya Pantai Banyu Anjlok di Malang (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Biasanya, air tawar dan air asin bertemu di sebuah muara. Namun di pantai ini, yang mempertemukan kedua air itu adalah air terjun. Air terjun di sini tidak terlalu tinggi, tapi cukup lebar. Garis pantainya juga tidak panjang dan berpasir putih. Ornamen batu karang yang menghiasi menambah keeksotisan pantai bernama Banyu Anjlok ini.

Banyu Anjlok sendiri artinya air yang jatuh. Di mana air tawar dari daratan yang jatuh langsung berbaur dengan air laut. Pantai yang berbentuk cekungan seperti teluk ini menghadap langsung ke Samudera Hindia. Ombaknya cukup tenang, sehingga Anda bisa berenang di pantai eksotis ini.

"Pantainya yang landai dengan ombak tenang sepertinya menjadi daya tarik tersendiri. Spesialnya lagi, tepat sebelum puncak tebing karang, di mana aliran Air Terjun Banyu Anjlok bermula terdapat kolam yang sangat bening. Jadi, kolam, air terjun, dan pantai bisa dinikmati di satu tempat," tulis Instagram @Indoflashlight, dikutip Jumat (10/5/2019).

Bukan tawaran berenang yang membuat wisatawan datang ke sini, melainkan air terjun yang menghadap langsung ke arah laut. Saat air laut pasang, air tawar dari tebing karang akan langsung jatuh dan bertemu dengan air laut. Tapi, bila air laut sedang surut, air terjun ini jatuh ke pasir pantai.

Pemandangan paling eksotis adalah saat air laut sedang surut. Anda bisa mengguyur badan dengan air tawar dari tebing selebar 10 meter. Bila tirai air tak terlalu deras, Anda bisa menerobosnya untuk menemukan ceruk atau gua di balik air terjun. Selalu perhatikan curah air dari atas tebing dan ketinggian air laut, ya.

Anda juga bisa naik ke atas tebing dengan bantuan seutas tali yang telah disediakan. Ada kolam air tawar tepat sebelum puncak tebing karang. Air kolam ini bening sekali. Berada dalam kolam air yang tenang sembari memandang ke laut lepas seperti sedang berada di laguna.

Seperti pantai-pantai lain di Malang, letak Banyu Anjlok cukup jauh dari pusat kota. Berada di Dusun Lenggoksono, Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, butuh sekitar 2-3 jam perjalanan menuju ke sana. Disarankan menggunakan kendaraan pribadi, karena sulit jika mengandalkan angkutan umum. Anda harus siap melalui jalan yang berkelok-kelok.

Dari Kota Malang, ikuti arah menuju Turen Dampit Tirtoyudo. Kalau sudah berada di Desa Purwodadi, ada dua opsi untuk menuju Pantai Banyu Anjlok. Pertama dengan menyewa perahu di Pantai Lenggoksono. Opsi ini diperuntukkan bagi yang membawa kendaraan roda empat, sebab jalurnya tidak memungkinkan dilewati mobil.

Jika memilih naik perahu, bukan cuma Banyu Anjlok yang dikunjungi, beberapa spot lainnya seperti Pantai Bolu-Bolu dan Teluk Kletakan akan Anda lewati. Opsi kedua, bisa berjalan kaki atau menggunakan jasa ojek jika ingin menghemat waktu. Karena beberapa warga setempat ada yang berprofesi sebagai tukang ojek.

Harga tiket masuk Rp10.000, sewa perlengkapan snorkeling Rp35.000, sewa perahu Rp400.000 untuk delapan penumpang, naik perahu Rp50.000 per orang, ojek motor sekitar Rp25.000 dari Pantai Lenggoksono. Parkir motor Rp2.000, mobil Rp5.000.


Editor : Vien Dimyati