Jelajahi Pulau Mahoro di Sulawesi, Ada Ikan Purba yang Memanjakan Mata

Vien Dimyati ยท Kamis, 14 Maret 2019 - 08:01 WIB
Jelajahi Pulau Mahoro di Sulawesi, Ada Ikan Purba yang Memanjakan Mata

Pulau Mahoro di Sulawesi jadi destinasi favorit wisatawan. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Wisata bahari di Provinsi Sulawesi Utara tak hanya Bunaken. Masih banyak destinasi bahari di sana, salah satunya Pulau Mahoro. 

Keindahannya tak kalah dengan Bunaken. Pulau Mahoro terletak di Desa Tapile, Kecamatan Siau Timur Selatan, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro atau biasa disingkat Kabupaten Sitaro, Provinsi Sulawesi Utara.

Pulau Mahoro merupakan salah satu gugusan Kepulauan Buhias. Saat menuju ke Pulau Mahoro, Anda akan melihat beberapa pulau lain seperti Pulau Pahepa, Tapile, Kapuliha dan Masare. 

Gugusan Pulau Mahoro dan pulau-pulau kecil di antaranya sering disebut dengan Cluster Buhias. Di antara gugusan pulau-pulau kecil itu ada sebagian pulau yang tidak berpenghuni, termasuk Pulau Mahoro yang berada paling ujung gugusan Cluster Buhias.

"Pulau Mahoro merupakan salah satu destinasi wisata yang tak kalah indah dengan Bunaken. Keindahan dan keunikan Pulau Mahoro untuk saat ini memang belum ada yang mengalahkan. View alamnya yang masih alami memanjakan mata memandang. Dari bibir pantai pasir putih yang belum tercampur dengan sampah, pemandangan di bawah laut yang dapat ditemukan tak jauh dari bibir pantai. Terumbu karang yang bisa kita temui di kedalaman hanya 1 meter dan hanya berjarak sekitar 3 meter dari bibir pantai membuat kita dengan mudah menikmatinya dengan snorkling," tulis Instagram @ayo_jalan2, Kamis (14/3/2019).

Keindahan dan keunikan Pulau Mahoro terbilang masih alami, sehingga dapat memanjakan mata. Pantainya indah dan memesona. Pantai tersebut memiliki pasir putih yang bersih. Ada juga bukit berwarna hijau yang menjadi latar belakangnya. 

Di pulau seluas sekitar 14 hektare ini, Anda akan dimanjakan dengan keindahan bawah lautnya. Hamparan terumbu karang terletak tidak jauh dari bibir pantai. Jadi, Anda yang suka diving dan snorkeling bisa melakukan hobi di sini. Tapi, Anda harus membawa perlengkapannya sendiri.

Air ombaknya begitu tenang seperti kolam. Anda tak perlu khawatir terseret ombak. Begitu pula yang hobi diving, spot terumbu karang bisa dengan mudah ditemukan. Tak heran jika beberapa master dive menyebutnya dengan surga diving.

Bukan hanya keindahannya, Pulau Mahoro juga menyimpan aneka biota laut yang beraneka ragam. Ikan purba, salah satunya. 

Masyarakat sekitar terkadang masih melihatnya dan hidup bebas di sekitar Pulau Mahoro. Pulau ini juga menjadi habitat bagi penyu langka. Ketika purnama, tidak sedikit terlihat penyu mendarat dan bertelur di sepanjang bibir pantai.

Tak hanya menyajikan pemandangan laut yang eksotis, Pulau Mahoro juga memiliki gua batu yang menjadi tempat bersarangnya burung walet. Sarang ini terbentuk secara alami, sehingga menjadi daya tarik tersendiri.

Apabila air laut sedang surut, terdapat semacam taman pasir putih buatan yang di atasnya terdapat banyak sarang walet dan lalu lalang kelelawar yang berterbangan.

Wisata Pulau Mahoro ini sudah sangat terkenal di mancanegara karena pernah digunakan untuk lokasi syuting reality show televisi Korea Selatan berjudul Law Of the Jungle. Anda dapat melakukan banyak hal di sini, seperti bermain air, bermain pasir pantai dan berenang di pantai sembari melihat indahnya sunrise dan sunset. 

Tidak jauh dari pantai, terdapat serpihan-serpihan benteng peninggalan Portugis. Ini menandakan jika Pulau Mahoro menyimpan banyak sejarah.

Untuk destinasi pegunungan, di sini terdapat Gunung Karangetang yang memiliki ketinggian 1.820 Mdpl. Gunung berapi ini dijuluki The Real Volcano. Anda dapat melihatnya dengan jelas di sini. Karena keindahannya, Pulau Mahoro dapat penghargaan tingkat nasional dalam bidang pariwisata untuk kategori Surga Tersembunyi Terpopuler 2018. Penghargaan ini diberikan oleh Anugerah Pesona Indonesia.

Perjalanan ke Pulau Mahoro dapat dijangkau dengan menggunakan speedboat atau perahu nelayan bermesin katinting. Jaraknya kurang lebih 9,5 mil dari pelabuhan Ulu Siau. 

Waktu yang ditempuh hanya 15–45 menit saat laut tidak bergelombang, sedangkan jika laut bergelombang waktu yang ditempuh sekitar dua jam. Karena Pulau Mahoro tidak berpenghuni, bagi yang ingin menginap dengan berkemah harus mempersiapkan makanan selama berada di pulau tersebut.


Editor : Tuty Ocktaviany