Keunikan Danau Tolire, Ada Kisah Mistis Sembunyi di Gunung Gamalama

Vien Dimyati ยท Senin, 03 Desember 2018 - 21:47 WIB
Keunikan Danau Tolire, Ada Kisah Mistis Sembunyi di Gunung Gamalama

Pesona Danau Tolire. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Travelling ke Maluku Utara, belum lengkap tanpa mengunjungi objek wisata Danau Tolire di Ternate. Pemandangan Danau Tolire terlihat indah dan berada di bawah kaki Gunung Gamalama, tertinggi di Maluku Utara.

Danau yang terletak sekitar 10 km dari pusat Kota Ternate ini, memiliki bentuk unik dan memiliki cerita legenda menarik. Danau ini memiliki air jernih berwarna kebiruan, ditambah latar Gunung Gamalama, serta hamparan hutan di sekitarnya.

Danau ini menyerupai loyang raksasa. Dari pinggir atas hingga ke permukaan air danau dengan kedalaman sekitar 50 meter dan luas sekitar lima hektare. Sementara kedalaman danau itu sendiri hingga kini tidak diketahui. Sampai saat ini belum ada yang mengukur kedalaman danau. Tetapi menurut cerita leluhur, kedalamannya berkilo-kilometer dan berhubungan langsung dengan laut.

"Konon, di danau ini ada mitos yang masih belum terpecahkan hingga kini. Ada yang tahu? Dikenal memiliki banyak benteng dengan wisata sejarahnya, Kota Ternate juga ternyata menyimpan keindahan tersembunyi soal wisata alam dan baharinya. Salah satunya Danau Tolire di Desa Takome. Suasana danau yang sejuk, air danau berwarna kehijauan, serta pemandangan hutan sekitar membuat Danau Tolire sayang untuk dilewatkan saat kalian berkunjung ke Ternate," tulis Instagram Pesonaid_Travel, Senin (3/11/2018).

Danau Tolire menyimpan kisah yang beredar di masyarakat setempat. Konon sebelum adanya Danau Tolire, danau ini adalah desa. Suatu hari musibah melanda desa karena kelalaian kepala suku yang melanggar norma adat setempat, sehingga desa ini diguncang gempa, sampai muncul retakan yang memancarkan air yang kini menjadi Danau Tolire.

Penduduk desa yang lain pun ikut menanggung kutukan, mereka berubah menjadi buaya putih yang menjaga kawasan ini. Menurut beberapa sumber, terkadang ada pengunjung yang menyaksikan buaya sedang melintas di air danau.

Travelling ke danau ini, traveler juga bisa melakukan atraksi menarik lainnya seperti melempar batu. Batu yang dilempar tidak akan pernah bisa mencapai permukaan air danau, hanya akan mendarat di pinggir danau saja.

Menurut cerita, hal tersebut dikarenakan gravitasi di area ini begitu kuat sehingga seberapa kencang melempar, batu akan tetap jatuh di pinggir danau. Kedua, hal tersebut dikaitkan dengan adanya kutukan Danau Tolire, masih berhubungan dengan buaya putih. Jika tertarik ingin melempar batu, warga sekitar menyediakan 10 batu dengan harga Rp5.000, bagi wisatawan yang ingin mencoba membuktikan fenomena tersebut.


Editor : Tuty Ocktaviany