Mengintip Kampung Kemasan di Gresik, Objek Wisata Sejarah Instagramable

Vien Dimyati ยท Rabu, 15 Mei 2019 - 15:41 WIB
Mengintip Kampung Kemasan di Gresik, Objek Wisata Sejarah Instagramable

Kampung Kemasan di Gresik jadi destinasi favorit wisatawan. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Selain dikenal sebagai kawasan industri dan destinasi wisata religi, Kabupaten Gresik juga memiliki peninggalan sejarah yang kerap dijadikan objek wisata Instagramable. Namanya Kampung Kemasan. Lokasinya tak jauh dari alun-alun Kabupaten Gresik, tepatnya di Jalan Nyai Ageng Arem-arem, Gang III, Kelurahan Pakelingan.

Kampung Kemasan merupakan perkampungan yang memiliki beberapa bangunan rumah kuno dengan gaya arsitektur Eropa dan China. Gaya arsitektur Eropa dapat dilihat pada pilar-pilar penyangga atap, jendela, pintu yang relatif besar, ornamen pada dinding, dan pilaster. Sedangkan gaya arsitektur China dapat dilihat pada atap dan pemakaian warna serba merah.

Sederet bangunan kuno itu tak hanya syarat nilai sejarah, tapi juga potret kejayaan Gresik masa lalu. Gresik pernah berjaya di masa lalu karena pelabuhannya. Namun sejak 1911, bersamaan dengan selesainya pembangunan Pelabuhan Soerabaia, masa jaya Gresik perlahan surut. Kapal lebih suka berlabuh di Tanjung Perak yang lebih modern. Salah satu peninggalan masa jaya Gresik itu tercermin di Kampung Kemasan.

Pada abad ke-19, Kampung Kemasan menjadi tempat bermukimnya orang-orang Eropa dan pribumi yang mapan dari segi ekonomi. Kawasan itu menjadi basis pedagang pribumi saat itu. Nama Kemasan bermula pada keberadaan seorang pengrajin emas bernama Bak Liong. Karena kualitas kerajinannya bagus, banyak orang yang memesan perhiasan kepadanya. Kampung tempat tinggal pengrajin emas itu lantas disebut Kampung Kemasan.

"Selain dikenal sebagai salah satu kota industri juga wisata religi. Gresik juga menyimpan sisa - sisa bangunan peninggalan sejarah yang cukup indah. Salah satunya yaitu Kampung Kemasan, meski berada di pusat kota, bangunan yang ada disini masih terjaga dan terawat dengan rumah gajah mungkur sebagai ikonnya. Biasanya yang lewat sini suka menyempatkan waktu untuk berfoto-foto," tulis Instagram @gresiktourism, Rabu (15/5/2019).

Kini, deretan rumah tua yang terlihat megah di Kampung Kemasan menjadi situs cagar budaya. Bangunan yang dibangun lebih dari satu abad lalu itu masih terawat dengan baik, karena masih ditempati sebagai rumah tinggal. Pada bagian atasnya (lantai dua), di beberapa rumah dimanfaatkan untuk budidaya burung wallet.

Banyak bangunan tua yang dulunya sempat beroperasi sebelum akhirnya tidak digunakan lagi. Anda bisa menemukan bangunan kantor pos tua, gedung parlemen, gedung limo yang terkenal karena memiliki bentuk arsitektur yang unik dan masih banyak lagi. Kampung Kemasan bisa dikunjungi sejak pukul 08.00–20.00 WIB. Banyak pengunjung yang datang ke kampung Kemasan dengan berbagai tujuan, seperti sekadar berwisata, foto selfi, foto prewedding, dan objek penelitian bangunan kuno.


Editor : Tuty Ocktaviany