Mengintip Keunikan Pantai Gigi Hiu Lampung, Karangnya Terlihat Eksotis

Vien Dimyati ยท Rabu, 05 Desember 2018 - 14:45 WIB
Mengintip Keunikan Pantai Gigi Hiu Lampung, Karangnya Terlihat Eksotis

Pantai Gigi Hiu Kelumbayang, Lampung jadi destinasi favorit wisatawan. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Ada saja hal menarik untuk dieksplor ketika Anda memilih Lampung sebagai tujuan destinasi wisata. Salah satunya, pesona keindahan Pantai Gigi Hiu Kelumbayan. 

Pantai Gigi Hiu Kelumbayan memiliki keunikan tersendiri. Bukan berarti pantai ini banyak hiu, melainkan berupa pantai berbatu yang terletak di Bumi Sari Natar Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Lampung.

Daya tarik dari objek wisata ini adalah bentuk karang yang menjulang tinggi di pinggir pantai. Bahkan jika diperhatikan mirip dengan planet di luar bumi.

"Tak hanya Teluk Kiluan dan Pahawang yang menjadi primadona destinasi wisata di Lampung. Ada satu lagi wisata yang tidak kalah indah yakni Pantai Gigi Hiu. Masyarakat lokal lebih mengenal Pantai Gigi Hiu dengan nama Pantai Pegadungan atau Karang Pegadungan, ada juga yang menyebutnya Pantai Batu Layar. Lokasi #PantaiGigiHiu di Desa Pegadungan, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, #Lampung. Pantai Gigi Hiu menawarkan #panorama berbeda dengan #pantai pada umumnya. Anda akan melihat gugusan batu karang berbentuk lancip, tertata alami di dekat bibir pantai. Hempasan ombak membuatnya menjadikan pemandangan tak biasa dan fotogenik," tulis Instagram @infiatravel, Rabu (5/12/2018).

Mengunjungi Pantai Gigi Hiu, Anda akan melihat keindahan gugusan batu karang yang menjulang tinggi hingga 10 meter dan lancip di ujungnya. Gugusan karang ini tersusu secara alami dan tampak seperti gigi hiu.

Keunikannya pantai ini kerap menjadi incaran para pemburu foto. Objek batu karang yang lancip menjulang ke atas menjadi foto yang Instagramable. Apalagi jika Anda mengambil foto di saat sunrise atau sunset.

Jika Anda tertarik mengunjungi Pantai Gigi Hiu, dapat berkendara tiga hingga empat jam dari Bandar Lampung. Lokasinya memang cukup susah ditemukan, karena berada dibalik semak belukar. Tetapi, Anda dapat ke sana dengan diantar pemandu.


Editor : Tuty Ocktaviany