Menjelajahi Gua Mesiu Eksotis di Jambi, Ornamen Lorongnya Terlihat Unik

Vien Dimyati ยท Kamis, 22 Agustus 2019 - 20:47 WIB
Menjelajahi Gua Mesiu Eksotis di Jambi, Ornamen Lorongnya Terlihat Unik

Menjelajahi gua mesiu eksotis di Jambi. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Konon, gua ini digunakan sebagai tempat penyimpanan bubuk mesiu selama zaman penjajahan Belanda. Keberadaannya cukup tersembunyi di kaki Bukit Rajo, Dusun Napal Melintang, Jambi. Suasananya masih sangat alami, sebab jarang dikunjungi.

Dusun Napal Melintang memiliki beberapa gua indah. Salah satu yang cukup populer adalah Gua Mesiu. Posisinya berada di ketinggian 260 mdpl. Jaraknya sekitar 30 meter dari pinggir Sungai Ketari.

Anda bisa melalui jalan setapak untuk mengunjungi gua ini. Bisa ditempuh dengan berjalan kaki maupun naik sepeda motor. Jalur ini menjadi akses utama masyarakat sekitar yang hendak berkebun. Lebarnya sekitar sekitar 1,5 meter.

"Perjalanan menuju Gua Mesiu sungguh memanjakan mata. Panorama perbukitan karst terihat menggoda. Kawanan burung yang lalu lalang mencari persinggahan di antara ranting pohon siap menemani perjalanan Anda. Berkunjung ke sini, tak hanya sekadar menikmati alamnya. Sejarah dan pengetahuan baru siap membekali cerita di masa depan. Tertarik menyusuri Gua Mesiu?" tulis Instagram @Pesonaid_travel, dikutip Kamis (22/8/2019).

Dusun Napal Melintang termasuk daerah terpencil di Jambi. Jaraknya sekitar 56 km dari pusat pemerintah Kecamatan Limun, 80 km dari Kabupaten Sarolangun, dan 260 km dari Kota Jambi. Perjalanan bisa Anda mulai dari Jambi dengan menumpang bus jurusan Sarolangun.

Setibanya di tujuan, Anda bisa langsung transit naik mobil ranger. Medan yang akan dilalui berupa perbukitan tanah merah dan jurang di kedua sisi jalan.

Gua Mesiu memiliki karakteristik unik dengan berbagai fauna yang hidup di dalamnya, keindahan ornamen gua, serta bentukan lorong yang eksotis. Sebagian besar lorong gua membentuk horisontal. Namun di beberapa tempat terdapat lorong vertikal, di antaranya terhubung dengan mulut Gua Meriam.

Berdasarkan data pemetaan, panjang lorong Gua Mesiu di pintu satu yaitu 185,55 m, sedangkan panjang lorong di pintu kedua yaitu 254,73 m. Pada Gua Mesiu tidak ditemukan air yang mengalir. Tapi di beberapa lorong dijumpai bekas sungai bawah tanah.

Banyak ornamen yang menghiasi setiap lorong Gua Mesiu, di antaranya guardam, stalaktit, flowstone, cowli flower, drapery, rimstone, straw, coloumn, dan stalakmit.

Dulu, masyarakat sekitar memanfaatkan gua ini untuk pengambilan sarang burung walet. Seiring berkurangnya populasi, masyarakat kini berupaya menjadikan Gua Mesiu untuk tujuan ekowisata dan cagar budaya.


Editor : Tuty Ocktaviany