Mirip di Luar Negeri, Ada Monumen Stonehenge yang Populer di Yogyakarta

Vien Dimyati ยท Selasa, 11 Juni 2019 - 12:28 WIB
Mirip di Luar Negeri, Ada Monumen Stonehenge yang Populer di Yogyakarta

Monumen Stonehenge populer di Yogyakarta. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Monumen Stonehenge yang jadi primadona wisata di Inggris, ternyata ada di Indonesia. Sejak dibuka awal 2017 lalu, objek wisata ini ramai dikunjungi. Bentuk dan susunan batu di Stonehenge yang ada di Cangkringan, Yogyakarta ini mirip dengan aslinya. Lengkap dengan alas rumput hijaunya.

Terletak di Dusun Petung, Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, batu Stonehenge berdiri di area sekitar 200 meter persegi. Destinasi ini menjadi tujuan wisata alternatif selain menikmati panorama Gunung Merapi.

Dusun Petung hanya berjarak lima kilometer dari puncak Gunung Merapi, sehingga ditetapkan pula sebagai lokasi terdampak langsung erupsi Gunung Merapi.

"Berwisata menikmati keindahan alam lereng Merapi. Ke batu Stonehenge, Bunker Kaliadem, dan The Lost World Castle. Anda bisa sewa Jeep, naik motor atau mobil pribadi dengan melewati Jalan Kaliadem," tulis Instagram @Pesonajogja, Selasa (11/6/2019).

Dusun Petung memang menjadi salah satu destinasi yang dilalui oleh Jeep Lava Tour di kawasan Lereng Gunung Merapi. Erupsi Gunung Merapi yang terjadi pada 2010 lalu, meluluhlantakkan dusun ini. Sejumlah bangunan yang tersisa di sini kini juga dibuka untuk wisata.

Setiap spot di tempat ini bisa Anda jadikan angle untuk foto-foto. Bentuknya melingkar, sehingga Anda bisa foto di tengah-tengah atau salah satu sisi. Masuk dan duduklah di bagian dalam lingkaran tersebut, Anda akan merasakan pengalaman yang berbeda.

Jika cuaca sedang cerah, Anda bisa langsung mengambil latar belakang Gunung Merapi. Langit biru yang luas dan hamparan rumput hijau yang menjadi alas bebatuan dengan tinggi sekitar empat meter ini akan terlihat indah.

Batu yang paling besar tingginya mencapai tujuh hingga delapan meter. Lokasi ini paling favorit dan kerap dimanfaatkan pengunjung untuk berfoto. Pengunjung yang mendatangi lokasi ini setiap harinya cukup banyak, yakni sekitar 300 hingga 400 pengunjung.

Masih ada beberapa pengembangan yang akan ditingkatkan oleh pihak pengelola, seperti pagar keliling dan juga spot lampu penerangan. Akan ada paket tour yang dimulai dari Warung Kopi, Lava Tour, menuju ke Taman Bunga, Stonehenge dan berakhir di The Lost World Castle. Kawasan ini dibuka dari pukul 06.00 hingga pukul 18.00 WIB. Kawasan ini juga dibuka untuk spot prewedding dengan membayar Rp150.000.

Akses menuju lokasi Stonehenge bisa ditempuh dengan meniti Jalan Kaliurang hingga pertigaan Pakem atau RS Panti Nugroho. Ambil kanan, kemudian ke arah timur menuju Cangkringan. Ikuti jalan beraspal. Lurus hingga pertigaan wisata Petug, belok kanan sejauh 1,5 km dari jalan berbatu. Lokasi Stonehenge berada di sebelah kiri jalan.


Editor : Tuty Ocktaviany