Selain Pulau Komodo NTT, Yuk Lihat Indahnya Tebing Warna-warni Kelabba Maja

Vien Dimyati ยท Senin, 13 Mei 2019 - 15:43 WIB
Selain Pulau Komodo NTT, Yuk Lihat Indahnya Tebing Warna-warni Kelabba Maja

Kelabba Maja jadi destinasi menarik bagi wisatawan. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Selalu saja ada destinasi menarik di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk dijelajahi. Tak hanya Pulau Komodo yang dapat memikat wisatawan. Jika singgah ke Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua, Anda akan menemukan objek wisata eksotis yang mirip Gunung Pelangi, Zhangye Danxia di Tiongkok. Tempat tersebut bernama Kelabba Maja.

Ya, Anda tak perlu pergi ke luar negeri untuk menikmati keindahan tebing berwarna-warni. Cukup datang ke Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Keindahan Tempat wisata ini sering dibandingkan dengan Zhangye Danxia, yang disebut sebagai salah satu keajaiban alam negeri Tiongkok. Juga disetarakan dengan Ngarai Grand Canyon, yang jadi kebanggaan negeri Paman Sam.

Namun dilihat dari kondisi alamnya, Kelabba Maja lebih mirip dengan Painted Hills di Oregon, Amerika Serikat. Sama seperti Painted Hills, Kelabba Maja memiliki ciri khas berupa tebing serupa dengan deretan tabung yang bercorak. Sekilas, corak yang tertera di tebing-tebing itu seperti disapu dengan kuas raksasa. Anda bisa menemukan lapisan warna biru, putih, coklat, dan merah marun di antara bebatuan Kelabba Maja.

"Pesona bukit pelangi Kelabba Maja, Oregon painted hills-nya Nusa Tenggara Timur nih #ayodolan ke sini, Bukit ini bernama Kelabba Maja dan berlokasi di Pulau Sabu (kadang disebut Sawu), Kecamatan Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua. Lokasinya berdekatan dengan pantai selatan Sabu. Sama seperti Painted Hills, Kelabba Maja juga memiliki ciri khas berupa tebing serupa deretan tabung yang bercorak. Sekilas tampak seperti disapu dengan kuas raksasa. Kamu bisa menemukan lapisan warna biru, putih, coklat, dan merah di antara bebatuan Kelabba Maja. Wah! Yuk dolan ke sini! Foto dolan dari @_aaaallll," tulis Instagram @Ayodolan, Senin (13/5/2019).

Tempat ini memiliki geomorfologi petrografis yang unik dan telah terbentuk selama jutaan tahun. Proses ini menyebabkan terbentuknya berbagai jenis batu. Beberapa lapisan tersebut adalah batuan pasir merah dan deposit mineral yang berbentuk lapisan demi lapisan. Selain bukit pelangi, Kelabba Maja juga memiliki beberapa batu keseimbangan yang dianggap sebagai lambang ayah, ibu, dan anak. Ketiga batu ini berdiri dengan kokoh di pucuk tebing yang meruncing.

Kelabba Maja juga dianggap sebagai tanah dewa oleh penduduk setempat, terutama warga Desa Gelanalalu. Mereka percaya, bukit-bukit penuh warna itu merupakan tempat berdiamnya Dewa Maja. Di sana juga terdapat batu yang digunakan sebagai altar pemujaan bagi sang dewa. Setiap tahun masih diadakan ritual penyembelihan kurban demi memohon perlindungan dari Dewa Maja.

Karena kesakralan tempat ini bagi para penduduknya, jangan heran kalau pengunjung diminta untuk menjaga sikap selagi pelesir di sini. Berkata-kata kotor merupakan salah satu larangan yang sebaiknya ditaati demi kenyamanan bersama.

Tak sedikit pencinta travelling yang kepincut dengan keindahannya melalui foto-foto keren di Instagram. Sayangnya seperti kebanyakan objek wisata yang nyaris masih perawan, Kelabba Maja juga sulit diakses. Untuk mencapainya, wisatawan harus menempuh perjalanan dari Kupang ke Sabu.

Setelah itu. masih harus dilanjutkan dengan berjalan kaki dan mendaki tanjakan selama dua jam. Perlu diingat, Anda membutuhkan pemandu lokal jika hendak pergi ke Kelabba Maja. Kondisi jalanannya masih dalam proses pembangunan, sehingga Anda harus berjuang untuk sampai ke tempat yang indah ini.


Editor : Tuty Ocktaviany