Terpikat Keindahan Gunung Kembang Wonosobo, Sembunyi di Balik Sindoro

Vien Dimyati ยท Jumat, 05 April 2019 - 05:19 WIB
Terpikat Keindahan Gunung Kembang Wonosobo, Sembunyi di Balik Sindoro

Pesona Gunung Kembang Wonosobo jadi destinasi favorit wisatawan. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Wonosobo, Jawa Tengah memang terkenal memiliki pegunungan cantik yang memesona, mulai dari Gunung Sumbing, Sindoro dan Prau. Ketiga gunung ini sudah menjadi destinasi wajib para pendaki untuk dikunjungi. Tapi masih ada satu lagi gunung di kawasan ini yang tak kalah cantik. Gunung ini bernama Gunung Kembang, letaknya berada di Desa Blembem, Kecamatan Kertek.

Masyarakat sekitar menyebut gunung ini sebagai anak Gunung Sindoro. Selain letaknya yang bersebelahan, bentuk dan karakter fisiknya juga hampir serupa, yang membedakan hanya ketinggiannya. Gunung Sindoro memiliki ketinggian sekitar 3.150 mdpl.

"Gunung Kembang yang berlokasi di Desa Blembem, Kaliurip, Kertek, Wonosobo, Jawa Tengah ini selalu ramai dan tak pernah sepi. Meskipun terdengar asing, pesona keindahan yang ditawarkan bikin mata tak bosan memandang. Ayo dolan ke sini. Tepat di belakang Gunung Sumbing dan Sindoro ada bukit kecil yang disebut Gunung Kembang. Tingginya hanya 2320 mdpl dan sering disebut sebagai anak dari Sumbing dan Sindoro," tulis Instagram @ayodolan, Jumat (5/4/2019).

Pesona keindahan Gunung Kembang bisa dinikmati para pendaki. Apalagi sejak dibukanya jalur baru. Sebelumnya, gunung ini jarang didaki karena menyimpan banyak cerita mistis. Hanya penduduk setempat saja yang mendaki, itu pun untuk keperluan semedi.

Namun setelah dibuka jalur baru bernama jalur Blembem, Gunung Kembang kian populer di kalangan pendaki. Selain mudah diakses, jalur via Blembem lebih bersih dan terawat. Tak heran jika setiap minggunya Gunung Kembang selalu ramai dan tak pernah sepi.

Ada yang menarik dari gunung ini, yaitu ketinggiannya yang terus bertambah. Menurut pengakuan masyarakat setempat, 10 tahun lalu, tinggi Gunung Kembang hanya 1.200 mdpl. Adanya peningkatan ketinggian tersebut disebabkan oleh aktivitas magma Gunung Sindoro yang mengalir ke Gunung Kembang. Dari aktivitas itu menyebabkan ketinggiannya terus bertambah setiap tahun.

Di gunung ini, Anda akan menjumpai banyak sekali jenis Bunga Anggrek. Karena itu pula, gunung ini dinamakan Gunung Kembang. Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Institut Pertanian Bogor (IPB), terdapat 100 jenis spesies bunga anggrek, termasuk jenis yang langka.

Jika Anda hendak mendaki Gunung Kembang bisa melalui jalur Desa Lekong atau Desa Keseneng Kecamatan Garung. Namun disarankan mengambil rute baru, yaitu via Blembem Kretek. Dengan melalui rute Blembem, Anda akan dimanjakan dengan hamparan perkebunan teh yang menawan.

Jalur ini merupakan lahan perkebunan teh yang kini telah dibuka untuk jalur pendakian umum. Sementara, jalur Desa Lekong biasa digunakan masyarakat setempat untuk kegiatan ritual semedi.

Banyak pilihan moda transportasi yang bisa dipilih. Dari Terminal Mendolo Wonosobo, Anda bisa menggunakan jasa ojek untuk sampai ke basecamp. Bisa juga dengan menyewa angkot jika Anda datang secara rombongan.


Editor : Tuty Ocktaviany