Wisata Petualangan di Bukit Pilar Angin Garut, Terlihat Indah Mirip di Sumba NTT

Vien Dimyati ยท Sabtu, 06 Juli 2019 - 09:01 WIB
Wisata Petualangan di Bukit Pilar Angin Garut, Terlihat Indah Mirip di Sumba NTT

Wisata petualangan di Bukit Pilar Angin Garut jadi destinasi favorit wisatawan. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Bukit yang mirip padang savana ini berlokasi di belakang Bukit Cikajar, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut. Kerap disebut Sumbanya Garut, Bukit Pilar Angin menawarkan keindahan dataran yang indah nan megah. Padang rumputnya begitu menawan. Ditambah pemandangan kawanan domba yang sehari-hari digembalakan di sini.

"Saat senja datang, guratan langit jingga dan gumpalan awan terlihat memukau. Momen yang sangat bagus diabadikan lewat foto. Bahkan, memandangnya dengan mata telanjang saja suduh cukup membuat kita terharu akan indahnya alam Indonesia. Perjalanan menuju ke sini banyak bonusnya, karena Garut identik dengan alam yang eksotis. Jadi, kapan mau ke sini?" tulis Instagram @pesonaid_travel, Sabtu (6/7/2019).

Bagi wisatawan yang suka berswafoto, bukit ini bisa menjadi referensi untuk dikunjungi. Rerumputan hijau dan cenderung menguning pada musim kemarau, membuat tempat ini cocok dijadikan latar belakang fotografi yang dramatis. Padang savana yang eksotis bisa Anda temui di sekeliling bukit ini.

Pemandangan seperti ini memang tidak banyak ditemui di Indonesia selain Sumbawa. Itulah sebabnya, Bukit Pilar Angin mendapat julukan "Sumbawa Van Garut". Jika Anda bosan dengan Cara berlibur yang biasa saja, Bukit Pilar Angin bisa Anda jadikan destinasi petualangan bersama keluarga. Berkemah dan menikmati indahnya matahari terbit dari atas bukit, tentu akan menjadi pengalaman yang memyenangkan.

Bukit Pilar Angin dapat ditempuh sekitar tiga sampai empat jam perjalanan dengan jarak tempuh 104 km dari pusat Kota Garut. Anda bisa menuju tempat ini dengan menggunakan roda empat, roda dua, bus pariwisata, maupun kendaraan umum. Parkir saja kendaraan Anda di kaki bukit. Akses jalannya cukup memadai, namun banyak belokan yang harus ekstra hati–hati. Tidak Ada biaya yang dipungut untuk menikmati keindahan di sini.


Editor : Tuty Ocktaviany