Wisata sambil Menyeruput Teh di Tengah Hamparan Kebun Teh Nglinggo

Vien Dimyati ยท Rabu, 19 Desember 2018 - 12:50 WIB
Wisata sambil Menyeruput Teh di Tengah Hamparan Kebun Teh Nglinggo

Keindahan Kebun Teh Nglinggo (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Travelling ke Yogyakarta, belum lengkap tanpa menikmati keindahan pemandangan alam hamparan kebun teh yang ada di Nglinggo, Kulon Progo. Keindahan kebun teh di Nglinggo ibarat hamparan karpet hijau yang terbentang luas.

Sama dengan pemandangan kebun teh lainnya yang ada di Indonesia, bedanya kebun teh di Nglinggo memiliki pemandangan yang unik. Berada di kebun teh ini, Anda dapat menikmati keindahan pemandangan bukit batu dengan bentuk yang menarik dari atas ketinggian 800 mdpl.

"Melihat hamparan kebun teh yang asri, ditambah udara yang sejuk merupakan perpaduan yang bisa kita rasakan di Kebun teh Nglinggo, Yogyakarta. Selain berkeliling kebun teh, kita juga bisa mencicipi olahan teh khas Nglinggo. Lokasi kebun teh ini berada di Dusun Nglinggo, Desa Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo. Jaraknya sekitar 40 km dari pusat Kota Yogyakarta," tulis Instagram @Pesonaid_Travel, dikutip Rabu (19/12/2018).

Kebun teh Nglinggo sudah ada sejak belasan tahun lalu. Kebun teh ini merupakan mata pencaharian di sekitar daerah Pagerharjo yang diubah oleh masyarakat menjadi kawasan wisata alam yang menyejukan mata.

Berada di kebun teh ini, Anda dapat mencicipi langsung olahan teh khas Nglinggo. Apalagi Anda dapat menyeruput teh sambil menikmati pemandangan air terjun yang berada di ketinggian 900 mdpl. Oleh warga sekitar, air terjun ini diberi nama Curug Watu Jonggol.

Untuk mencapai kawasan air terjun ini, Anda harus melakukan trekking melewati medan yang cukup menantang. Lokasinya tersembunyi dan dipenuhi dengan tumbuhan hijau.

Desa Wisata Nglinggo terletak di Kelurahan Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh, Kulon Progo. Desa wisata ini masih satu kawasan dengan obyek wisata Puncak Suroloyo. Kebun teh ini letaknya berada di sebelah barat dari Kota Yogyakarta yang berada di Bukit Menoreh.


Editor : Vien Dimyati