5 Penyakit yang Patut Diwaspadai di Liburan Akhir Tahun

Siska Permata Sari ยท Kamis, 27 Desember 2018 - 16:20 WIB
5 Penyakit yang Patut Diwaspadai di Liburan Akhir Tahun

Sakit flu. (Foto: Americanpregnancy.org)

JAKARTA, iNews.id – Menjelang akhir tahun, cuaca mulai tidak menentu lantaran memasuki musim penghujan. Apalagi di musim liburan, yang mana dapat mengubah gaya hidup dan rutinitas.

Kesehatan memang hal penting yang tidak boleh diabaikan. Di masa-masa pancaroba seperti akhir tahun, di mana cuaca tidak menentu karena memasuki musim hujan, terjadi pergantian suhu, angin kencang, cuaca lembap, dan banyaknya bencana alam seperti tsunami, banjir, angin puting beliung, yang mesti diwaspadai.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), tanggal 13 Desember 2018, sebanyak 62 persen wilayah Indonesia dinyatakan sudah memasuki musim hujan. Lalu, apa saja penyakit yang menghantui Anda di akhir tahun ini?

Simak informasinya seperti dirangkum iNews.id dari berbagai sumber, Kamis (27/12/2018).

1. Flu atau Pilek

Sebuah penelitian dari Yale University mengungkapkan bahwa penurunan suhu dapat menyebabkan virus penyebab flu berkembang biak lebih cepat. Udara dingin akibat musim hujan seperti di Desember ini, bisa memicu perubahan dalam sistem imun dan mengganggu kinerja protein dalam tubuh yang berfungsi untuk membunuh virus.

2. Gangguan Pencernaan

Penyakit umum yang mengganggu di akhir tahun adalah gangguan pencernaan. Diare adalah salah satunya. Biasanya, diare ditandai dengan buang air besar yang encer seperti air. Namun, penyakit ini umumnya dianggap enteng. Padahal tidak segera mendapatkan penanganan, diare bisa berakibat fatal karena bisa menyebabkan tubuh kehilangan cairan atau biasa disebut dehidrasi.

Selain diare, ada pula gangguan pencernaan lain seperti tifoid atau penyakit tifus abdominalis. Ini merupakan peradangan yang terjadi pada usus karena infeksi bakteria. Umumnya, penyakit ini menyerang anak-anak melalui makanan dan minuman yang terinfesi bakteri Salmonella.

3. Gangguan Pernapasan

Gangguan dalam saluran pernapasan juga bisa dialami saat akhir tahun. Gejala yang umum biasanya batuk, bronkitis, pilek, hingga demam. Kadangkala peningkatan suhu tubuh atau demam lebih banyak menyerang anak-anak daripada orang dewasa.

4. Sakit Kepala

Hujan dan udara dingin kadangkala menimbulkan sakit di bagian kepala. Pemicu biasanya perubahan cuaca, sehingga menimbulkan ketidakstabilan komponen kimiawi dalam otak. Selain itu, cuaca yang terlalu dingin bisa membuat pembuluh darah menyempit. Hal ini kemudian dapat menghambat suplai darah menuju ke otak.

5. Demam Berdarah

Hujan, erat kaitannya dengan genangan. Genangan yang bisa berada di mana saja, di luar maupun dalam rumah juga terkait dengan penyakit demam berdarah. Sebab, genangan biasanya menjadi tempat nyamuk aedes aegypti berkembang biak. Apalagi di musim hujan terjadi peningkatan populasi nyamuk penyebab demam berdarah tersebut.


Editor : Tuty Ocktaviany