579 Orang Positif Virus Corona di Indonesia, Ini 3 Langkah Pencegahan yang Bisa Dilakukan

Siska Permata Sari ยท Senin, 23 Maret 2020 - 18:06 WIB
579 Orang Positif Virus Corona di Indonesia, Ini 3 Langkah Pencegahan yang Bisa Dilakukan

Biasakan cuci tangan agar terhindar dari paparan virus corona. (Foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Kasus positif virus corona (Covid-19) terus meningkat di Indonesia. Pemerintah Indonesia kembali mengumumkan penambahan kasus baru positif virus corona sebanyak 65. Per Senin (23/3/2020), total pasien positif menjadi 579.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto menyebut, ada tambahan pasien positif yang meninggal dunia sebanyak satu orang. Sehingga jumlah total menjadi 49. Sementara itu pasien sembuh sebanyak 30 orang.

“Ada 65 tambahan kasus positif sehingga menjadi 579," kata Yuri di Graha BNPB, Jakarta, Senin (23/3/2020).

Hingga saat ini, belum ada vaksin dan pengobatan khusus untuk membasmi virus korona. Sehingga perlu langkah-langkah preventif untuk menekan penyebaran virus korona. Ada tiga hal yang perlu Anda perhatikan.

Apa saja? Mari simak tiga pencegahan mudah dilakukan, seperti dirangkum iNews.id.

1. Mencuci tangan dengan sabun

Mungkin Anda bosan mendengarnya, tetapi mencuci tangan benar-benar pencegahan terbaik untuk terhindar dari virus corona. Mencuci tangan setelah Anda batuk, bersin, sebelum menyentuh wajah, setelah menggunakan kamar kecil atau akan meninggalkan satu tempat ke tempat lain. Misalnya, pulang bekerja atau dari luar, pastikan Anda mencuci tangan dengan bersih sebelum menyentuh benda atau orang lain di rumah.

“Anda tidak bisa selalu mengendalikan apa yang Anda sentuh. Anda tidak dapat mengontrol siapa lagi yang menyentuhnya. Tapi Anda bisa menjaga tangan Anda sendiri,” kata Ketua Pusat Kesehatan Universitas Simmons di Boston Elizabeth Scott, PhD, dikutip dari WebMD.

Mencuci tangan dengan sabun dan air, kata dia, adalah senjata yang jauh lebih kuat melawan kuman daripada yang kita sadari.

2. Tetap berada di rumah

Tetaplah berada di rumah, bahkan jika Anda tidak sakit. Berada dalam kerumunan, naik transportasi publik, atau pergi ke restoran, menimbulkan risiko yang tidak perlu. Bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi untuk orang-orang di sekitar Anda. Sebab semakin banyak Anda berada di tempat umum, semakin besar peluang Anda terinfeksi virus corona.

“Akan ada dampak yang cukup besar untuk orang yang lebih tua atau yang memiliki kondisi kesehatan lainnya. Jika mereka sakit sekaligus, mereka akan membanjiri sistem perawatan kesehatan. Jadi, kami berusaha untuk mengurangi jumlah transmisi,” kata Kepala Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Oregon Health & Science University Dr John Townes, seperti dikutip dari WIRED.

3. Ikuti panduan pencegahan dasar

Selama belum ada vaksin dan pengobatan, maka penting untuk mematuhi panduan-panduan demi mencegah penyebaran virus corona. Ada beberapa pencegahan dasar yang perlu diikuti, di antaranya:

* Sering mencuci tangan dengan sabun dan air selama 20 detik terutama setelah Anda berada di tempat umum, atau setelah meniup hidung, batuk, atau bersin.

* Jika sabun dan air tidak tersedia, gunakan pembersih tangan yang mengandung setidaknya 60 persen alkohol. Tutupi semua permukaan tangan Anda dan gosokkan semuanya sampai kering.

* Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut Anda dengan tangan yang tidak dicuci.

* Hindari kontak dekat dengan orang yang sakit.

* Beri jarak antara diri Anda dan orang lain jika virus corona baru telah menyebar di lingkungan Anda.

* Tetap di rumah.

* Tutupi mulut dan hidung Anda dengan tisu ketika Anda batuk atau bersin, bisa gunakan bagian dalam siku Anda.

* Lempar tisu bekas di tempat sampah.

* Kenakan masker jika Anda sakit.

* Bersihkan dan disinfeksi permukaan yang sering disentuh setiap hari. Di antaranya termasuk meja, gagang pintu, sakelar lampu, telepon, keyboard, toilet, keran, dan wastafel.


Editor : Tuty Ocktaviany