790 Orang Terinfeksi Virus Corona di Indonesia, Kenali Physical Distancing untuk Pencegahan

Siska Permata Sari ยท Kamis, 26 Maret 2020 - 08:30 WIB
790 Orang Terinfeksi Virus Corona di Indonesia, Kenali Physical Distancing untuk Pencegahan

Biasakan pakai masker ketika tubuh tidak sehat. (Foto: Ilustrasi AFP)

JAKARTA, iNews.id - Penyebaran virus corona baru (Covid-19) yang sangat cepat, masih terus berlangsung di Indonesia, dengan angka kasus positif yang semakin tinggi. Per Rabu (25/3/2020), akumulasi kasus terkonfirmasi positif virus corona di Indonesia menjadi 790 kasus dengan 31 sembuh dan 58 meninggal meninggal dunia.

Data baru tersebut diungkapkan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. Dia juga mengungkapkan ada tahapan pencegahan virus korona, salah satunya physical distancing.

“Pertama yang harus dilaksanakan adalah pembatasan kontak fisik (pysical distancing), bukan hanya di luar rumah, tetapi juga dalam rumah. Ini penting karena ini penyakit menular dari orang sakit ke orang sehat melalui percikan ludah saat yang sakit itu batuk, bersin dan berbicara,” kata Achmad Yurianto di Jakarta, Rabu (25/3/2020).

Apalagi, kata dia, orang yang terinfeksi virus corona, juga dapat tidak memiliki gejala sama sekali.

“Sehingga ini penting untuk jaga jarak setidaknya 1,5 meter. Ini kunci,” katanya.

Hal ini juga sejalan dengan rekomendasi ahli dari Amerika Serikat bahwa physical distancing dapat mencegah penyebaran virus corona yang sangat cepat. Mengapa?

“Tetaplah berada di dalam rumah, tinggal jauh dari orang lain sebanyak yang Anda bisa. Minimalkan perjalanan Anda berpergian baik itu ke toko obat atau toko kelontong. Bawa pembersih tangan Anda dan gunakan sepanjang waktu. Jangan berjabat tangan. Jangan gunakan uang kertas. Bersiaplah untuk menghabiskan waktu Anda menonton televisi,” kata profesor dan kepala pendiri divisi etika medis di NYU School of Medicine Dr Arthur L Caplan seperti dikutip dari The Guardian, Kamis (26/3/2020).

Bahkan, penerapan physical distancing tersebut juga seharusnya diterapkan pada pasangan, roomate, orangtua, dan siapa pun yang tinggal di rumah Anda.

“Lakukan yang terbaik untuk jarak sosial. Mungkin tidak tidur di ranjang yang sama? Minimalkan kontak seksual. Jangan berbagi sikat gigi. Cobalah untuk menggunakan hal-hal yang terpisah,” kata Dr Caplan.

Editor : Tuty Ocktaviany