Alami Gangguan Hormonal PCOS, Begini Cara Pengobatannya

Siska Permata Sari ยท Selasa, 11 Juni 2019 - 21:15 WIB
Alami Gangguan Hormonal PCOS, Begini Cara Pengobatannya

Biasakan konsultasi kesehatan agar bebas dari gangguan penyakit. (Foto: Healthy Woman)

JAKARTA, iNews.id - Sindrom ovarium polikistik atau PCOS merupakan kelainan hormon yang umum terjadi pada wanita usia reproduksi. Umumnya, wanita dengan PCOS cenderung memiliki periode menstruasi yang jarang, berkepanjangan, dan kelebihan kadar hormon pria atau androgen.

Melansir dari Mayo Clinic, Selasa (11/6/2019), PCOS tidak diketahui penyebab pastinya. Namun, Anda bisa waspada ketika ada beberapa gejala yang dialami. Di antaranya siklus menstruasi yang tidak teratur, peningkatan kadar hormon pria atau androgen seperti kelebihan rambut wajah dan tubuh, serta ovarium polikistik.

Ovarium polikistik sendiri merupakan kondisi di mana ovarium membesar dan mengandung folikel yang mengelilingi telur. Akibatnya, ovarium mungkin gagal berfungsi secara teratur.

Selain itu, ada beberapa komplikasi dari PCOS itu sendiri seperti infertilitas, diabetes gestasional atau tekanan darah tinggi saat kehamilan, keguguran kandungan, sindrom metabolik, diabetes tipe dua, gangguan tidur, pendarahan abnormal di bagian uterus, dan kanker endometrium.

Namun, perawatan dapat membantu Anda mengelola gejala sindrom ovarium polikistik dan menurunkan peluang untuk masalah kesehatan jangka panjang seperti diabetes dan penyakit jantung. Berikut caranya seperti dirangkum dari WebMD, Selasa (11/6/2019).

Gaya Hidup Sehat

Salah satu cara terbaik untuk menangani PCOS adalah makan dengan baik dan berolahraga secara teratur. Hal ini karena banyak wanita dengan PCOS kelebihan berat badan atau obesitas. Kehilangan lima persen hingga 10 persen dari berat badan Anda dapat meringankan beberapa gejala dan membantu membuat menstruasi lebih teratur.

Hormon dan Obat

Alat kontrol kelahiran adalah perawatan PCOS yang paling umum untuk wanita yang tidak ingin hamil. Alat pengendalian kelahiran seperti pil hormon, spiral, suntikan, atau IUD (alat kontrasepsi) dapat membantu memulihkan periode menstruasi Anda menjadi teratur. Hormon tersebut juga mengobati jerawat dan pertumbuhan rambut yang tidak diinginkan.

Ada pula hormon bernama progestin yang bisa dikonsumsi untuk membantu menstruasi Anda kembali ke jalur semula. Namun, hormon ini tidak mencegah kehamilan atau mengobati pertumbuhan rambut yang tidak diinginkan dan jerawat. Walaupun demikian, cara ini bisa menurunkan kemungkinan kanker rahim.

Obat untuk Kesuburan

Jika Anda ingin hamil, Anda mungkin akan diresepkan oleh dokter beberapa pengobatan. Di antaranya clomiphene dan letrozole untuk mendorong langkah-langkah dalam proses yang memicu ovulasi. Jika tidak berhasil, Anda dapat mencoba suntikan hormon yang disebut gonadotropin. Selain itu, ada pula metode pembedahan yang disebut ovarium drilling, fertilisasi in vitro, atau bayi tabung.


Editor : Tuty Ocktaviany