Anemia pada Anak Kadang Muncul Tanpa Gejala, Waspada Dampak Jangka Panjangnya

Siska Permata Sari ยท Kamis, 18 Februari 2021 - 19:16:00 WIB
Anemia pada Anak Kadang Muncul Tanpa Gejala, Waspada Dampak Jangka Panjangnya
Anemia pada anak kadang muncul tanpa gejala. (Foto: Boldsky)

JAKARTA, iNews.id - Asupan makanan yang sehat dan bergizi cukup sangat penting bagi perkembangan buah hati. Salah satu gizi yang penting untuk tumbuh kembang anak, terutama di masa balita adalah zat besi.

Pasalnya, kekurangan zat besi pada anak dapat menimbulkan masalah kesehatan, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Hal itu diungkapkan Dokter Spesialis Gizi Klinik Dr dr Luciana B Sutanto, MS, SpGK.

Dia mengatakan, kekurangan zat besi dapat menyebabkan sel darah merah yang dihasilkan menjadi kecil dan pucat. 

“Berdasarkan riset kesehatan dasar (Riskesdas), satu dari tiga anak balita di Indonesia kekurangan zat besi. Jangan sampai kita tenang-tenang saja dan ternyata anak kita yang terkena anemia,” ujar dr Luciana juga bagian dari Indonesian Nutrition Association di acara konferensi pers virtual, Kamis (18/2/2021).

Dia meminta kepada orangtua memastikan makanan yang dikonsumsi buah hati setiap hari dapat memenuhi kebutuhan gizinya, termasuk asupan zat besi. Pasalnya, kekurangan nutrisi tersebut dapat menyebabkan anak mengalami defisiensi zat besi atau anemia.

“Kalau di awal, kadang-kadang bisa enggak ada gejala, lho. Tapi, tetap ada akibat jangka pendek dan jangka panjangnya,” ucap dia.

Akibat jangka pendeknya sendiri, di antaranya perkembangan otak anak yang terhambat, risiko mengalami penyakit seperti diare, infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), perkembangan motorik anak yang terganggu hingga gangguan pola tidur.

“Kalau dilanjutkan (kekurangan zat besi), kita akan menemui akibat jangka panjangnya. Seperti kognitif dan performa edukasi yang menurun, imunitas menurun sehingga gampang terkena penyakit, kapasitas bekerja menurun, hingga keterbatasan aktivitas fisik,” ucapnya.

Editor : Tuty Ocktaviany

Halaman : 1 2