Bayi Lahir Caesar Rentan Kena Alergi, Benarkah?

Rizqa Leony Putri ยท Kamis, 27 Agustus 2020 - 19:34 WIB
Bayi Lahir Caesar Rentan Kena Alergi, Benarkah?

Bahagianya ibu memiliki buah hati. (Foto: Boldsky)

JAKARTA, iNews.id - Proses melahirkan secara caesar belum banyak dipilih oleh sebagian besar ibu hamil. Pasalnya, mereka khawatir soal risiko yang disebabkan dari tindakan persalinan tersebut.

Padahal, berapa kasus pada kehamilan mengharuskan seorang ibu untuk melahirkan secara caesar. Menurut data Riskesdas 2018, pravelansi tindakan persalinan caesar di Indonesia pada angka 17,6 persen.

Anak yang lahir dengan cara caesar disebut memiliki risiko pada lemahnya sistem kekebalan tubuh yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Salah satu di antaranya lebih rentan terkena alergi. Benarkah hal tersebut?

Dokter Anak Konsultan Gastroenterologi Prof. dr. Moh Juffrie, SpA(K), PhD (Gastro) menjelaskan, bayi yang lahir melalui persalinan Caesarean Section (C-section) mendapatkan bakteri baik yang lebih sedikit dibandingkan dengan yang lahir secara normal.

"Bakteri baik akan lebih sedikit dibandingkan yang lahir secara normal dan berpotensi mengalami disbiosis," kata dr. Juffrie dalam seminar digital pada Kamis (27/8/2020).

Tak hanya itu, lanjut dr. Juffrie, bayi yang lahir melalui tindakan caesar juga tidak akan mendapatkan mikrobiota melalui jalan lahir, melainkan dari lingkungan rumah sakit.

"Si kecil yang lahir melalui persalinan C-section mendapatkan mikrobiota dari lingkungan rumah sakit," ujarnya.

Menurutnya, bayi yang lahir caesar akan membutuhkan waktu enam bulan untuk mencapai mikrobiota usus yang sama dengan bayi yang lahir normal. Hal itulah yang meyebabkan bayi yang lahir caesar memiliki risiko lebih tinggi terhadap berbagai gangguan sistem imunitas.

Meski begitu, bayi yang lahir secara caesar masih dapat diseimbangkan jumlah mikrobiotanya, salah satunya dengan memberikan ASI eksklusif.

"ASI punya kandungan lebih dari 200 spesies mikroorganisme yang dikenal sebagai probiotik dan human milk oligosaccharides atau disebut prebiotik," kata dr. Juffrie.

Beberapa penelitian menyatakan bahwa sinbiotik, nutrisi hasil sinergi prebiotik dan probiotik, merangsang pertumbuhan bakteri baik di dalam usus. Hal inilah yang dapat mengurangi risiko anak terkena infeksi dan alergi pada anak lahir caesar.

Editor : Tuty Ocktaviany