Cuci Tangan 20 Detik Bisa Cegah Penularan Covid-19, Ini Penjelasan Pakar

Tuty Ocktaviany ยท Senin, 30 Maret 2020 - 13:37 WIB
  Cuci Tangan 20 Detik Bisa Cegah Penularan Covid-19, Ini Penjelasan Pakar

Biasakan cuci tangan agar tidak terpapar virus corona. (Foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id – Wabah virus corona baru (Covid-19) yang kini meluas di banyak negara termasuk Indonesia, harus terus diwaspadai. Salah satu cara mencegah Covid-19 dengan membiasakan diri mencuci tangan secara rutin.

Spesialis Paru Rumah Sakit Persahabatan dr. Erlina Burhan mengatakan, mencuci tangan secara bersih dan benar bisa dilakukan selama 20 detik untuk membunuh seluruh mikroorganisme yang menempel, termasuk kemungkinan kontaminasi virus SARS-CoV-2, penyebab penyakit Covid-19.

"Mencuci tangan harus bersih dan benar caranya. Ini durasinya sekitar 20 detik," katanya dalam konferensi pers bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Senin (30/3/2020).

Saat mencuci tangan dengan sabun, kata dia, ada yang perlu diperhatikan. Menurutnya, beberapa bagian yang perlu dicuci dengan bersih adalah semua permukaan tangan, mulai dari permukaan dalam, sela-sela jari, pinggir-pinggir jari hingga ujung kuku.

"Jadi harus semua permukaan tangan," katanya.

Kemudian, selain memperhatikan bagian-bagian tangan yang perlu dibersihkan, masyarakat juga dianjurkan untuk mencuci tangan pada saat-saat tertentu, yaitu ketika membuang ingus, batuk atau pilek.

"Kapan sebaiknya kita mencuci tangan? Pertama, saat kita membuang ingus, batuk atau pilek," katanya.

Berikutnya adalah sebelum dan sesudah menjaga orang yang sakit, sebelum dan sesudah merawat luka. Kemudian sebelum, selama dan setelah mengolah makanan.

Demikian juga sebelum makan, setelah menyentuh sampah, setelah menggunakan toilet, setelah menyentuh binatang dan setelah mengganti popok.

"Jadi banyak sekali kegiatan sehari-hari kita yang mengharuskan kita mencuci tangan," katanya.

Sementara itu, selain menekankan pentingnya mencuci tangan agar tidak terkontaminasi virus, Erlina juga menekankan perlunya tidak menyentuh wajah karena virus SARS-CoV-2 menular melalui mukosa pada mata, hidung, dan mulut.

Editor : Tuty Ocktaviany