Donor Darah Usai Vaksinasi Covid-19 Berbahaya, Ini Penjelasan Pakar Kesehatan

Leonardus Selwyn ยท Jumat, 22 Oktober 2021 - 09:00:00 WIB
Donor Darah Usai Vaksinasi Covid-19 Berbahaya, Ini Penjelasan Pakar Kesehatan
Donor Darah Usai vaksinasi menurut pakar kesehatan aman. (foto: instagram)

JAKARTA, iNews.id – Sebuah video beredar di media sosial bahwa masyarakat yang membutuhkan donor darah harus menerima donor dari orang yang belum divaksin Covid-19. Tentunya hal ini memicu pertanyaan, benarkah orang yang sudah divaksin tidak bisa donor darah?

Pakar Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri melalui unggahan Instagramnya @dr.fajriaddai, Jumat (22/10/2021), memberikan penjelasannya terkait dengan hal tersebut. 

Darah dari donor yang sudah menerima vaksin Covid-19 tidak berbahaya. Seseorang yang telah disuntik vaksin Covid-19 dapat melakukan donor darah setelah 14 hari usai vaksinasi. Jadi kesimpulannya setelah vaksin seseorang masih dapat mendonorkan darah.

"Tidak ada bukti ilmiah mana pun yang menyatakan orang yang telah divaksin berbahaya bagi orang lain jika mendonorkan darahnya. Begitu pun sebaliknya. Tidak ada bahaya juga bagi pendonor selama syarat-syarat donor darah secara umum terpenuhi," unggah dr. Fajri.

Adapun syarat mendonorkan darah setelah vaksinasi berdasarkan rekomendasi Badan Kesehatan Dunia (WHO), di antaranya:

1. Apabila setelah divaksin dengan vaksin yang berisi virus hidup yang dilemahkan maupun viral vector (AstraZeneca) atau tidak mengetahui jenis vaksin yang telah diberikan, pendonor diminta untuk menunda donor darah minimal empat minggu setelah divaksin.

2. Sebaliknya, jika divaksin dengan vaksin jenis mRNA (Moderna atau Pfizer) serta virus yang dimatikan (Sinovac dan Sinopharm) dapat mendonorkan darah langsung setelah divaksin tanpa penundaan asalkan kondisi tubuh sehat.

Editor : Elvira Anna

Bagikan Artikel: