Primadona Wisatawan, Bali Genjot Program Health Tourism

Siska Permata Sari ยท Rabu, 24 April 2019 - 13:13 WIB
Primadona Wisatawan, Bali Genjot Program Health Tourism

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr Ketut Suarjaya menjelaskan soal program Health Tourism. (Foto: iNews.id/Siska Permata Sari)

DENPASAR, iNews.id - Pulau Dewata Bali menjadi tujuan wisata favorit bagi warga Indonesia hingga turis asing. Demi mencegah adanya masalah kesehatan pada wisatawan, Pemerintah Daerah Bali melalui Dinas Kesehatan tengah menyusun peraturan tentang kesehatan pariwisata atau ‘Health Tourism’.

Penyusunan regulasi ini dilakukan untuk membuat satu jejaring yang kuat terkait layanan kesehatan pariwisata. Sehingga berbagai layanan kesehatan yang berhubungan dengan kepariwisataan dapat dipastikan dasar hukumnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr Ketut Suarjaya mengatakan, salah satu yang masuk dalam ‘Health Tourism’ adalah layanan spa. Bahkan, kata dia, layanan kesehatan tradisional berupa spa tersebut adalah terbaik di Asia.

"Kita concern ke ‘Health Tourism’. Jadi dalam kaitan awareness, bagaimana untuk promotif dan preventif di RSUD dan standarisasinya. Kami juga sedang susun peraturan daerah dan gubernur tentang pelayanan pengobatan tradisional," kata dr Ketut ditemui iNews.id di RSUD Bali Mandara, Denpasar, Bali, Selasa 23 April 2019.

Selain itu, upaya lain untuk memaksimalkan penyelenggaraan ‘Health Tourism’ dengan memaksimalkan fungsi rumah sakit dan menyediakan rumah sakit bertaraf internasional.

Sejauh ini, salah satu rumah sakit tersebut adalah RSUD Bali Mandara yang tengah menargetkan akreditasi internasional dan fokus pada program ‘Health Tourism’.

"Bali adalah daerah tujuan wisata, baik domestik dan mancanegara. Selain alam dan budayanya yang unik, kami juga harus menyiapkan layanan kesehatan yang baik agar bisa memberikan rasa nyaman dan aman bagi seluruh masyarakat, termasuk wisatawan," ucap dia.


Editor : Tuty Ocktaviany