Selain Minuman Panas, Daging Merah Bisa Picu Risiko Penyakit Kanker

Siska Permata Sari ยท Rabu, 07 November 2018 - 09:09 WIB
Selain Minuman Panas, Daging Merah Bisa Picu Risiko Penyakit Kanker

Daging merah bisa picu kanker.(Foto: Kwtx)

JAKARTA, iNews.id - Kanker merupakan salah satu penyakit tak menular (PTM) yang bisa disebabkan oleh gaya hidup dan pola makan tidak sehat. Bahkan, organisasi kesehatan masyarakat dan studi akademis telah menghubungkan sejumlah makanan dan minuman terhadap penyakit kanker.
 
Makanan dan minuman yang meningkatkan risiko kanker sendiri telah diberi label sebagai karsinogenik atau sesuatu yang menyebabkan kanker. Meski selain makanan, masih ada beberapa faktor yang meningkatkan kanker seperti genetik, gender, dan gaya hidup yang meningkatkan risiko jenis kanker tertentu.
 
Nah, seperti apa sih makanan dan minuman yang menyebabkan kanker? Yuk simak informasinya seperti dirangkum iNews.id dari Insider, Selasa (6/11/2018).
 
Alkohol
 
American Cancer Society dan National Institute of Health memang telah mengkategorikan alkohol sebagai minuman karsinogen. Sebab, menurut National Cancer Instute, mengonsumsi alkohol telah dikaitkan dengan kanker leher dan kepala, kanker esophagus, kanker hati, serta kanker lainnya. Namun, badan otoritas makanan Amerika masih merekomendasikan untuk boleh minum minuman beralkohol satu gelas per hari untuk wanita dan dua gelas per hari untuk pria.
 
Daging Merah dan Olahan
 
World Health Organization (WHO) telah mendefinisikan daging olahan dan daging merah sebagai makanan berkarsinogen. Penelitian mengungkap, daging merah dan olahan meningkatkan risiko seseorang untuk mengembangkan kanker terutama kanker kolorektal, kanker pankreas, dan prostat.
 
Minuman Panas
 
Penelitian baru-baru ini mengungkapkan bahwa minuman bersuhu tinggi dapat menyebabkan kanker. Badan Penelitian Kanker Internasional dan WHO telah meneliti bahwa minuman yang dikonsumsi di lebih dari 149 derajat Fahrenheit bisa memungkinkan mengembangkan penyakit kanker. Minuman bersuhu panas ini bisa didapatkan dari kopi atau teh pagi Anda.
 
Susu
 
Meskipun belum dipastikan secara resmi sebagai minuman karsinogen, minum susu dikaitkan dengan risiko potensial untuk beberapa jenis kanker seperti kanker testis dan kanker ovarium. Dijelaskan oleh National Institute of Health, keterkaitan ini karena kandungan kalsium yang meningkatkan risiko kanker prostat. Sementara itu, studi yang dilakukan Medical University of Yamanashi meneliti keterkaitan susu sapi dengan kanker ovarium.

Editor : Tuty Ocktaviany