Suka Daun Pepaya dan Makanan Pahit? Ini Manfaatnya bagi Kesehatan

Okezone ยท Minggu, 27 Januari 2019 - 11:12 WIB
Suka Daun Pepaya dan Makanan Pahit? Ini Manfaatnya bagi Kesehatan

Daun pepaya punya manfaat kesehatan. (Foto: Biolleyfarms)

JAKARTA, iNews.id – Tidak sedikit orang yang menghindari makan pare dan daun papaya karena rasanya yang pahit. Padahal, makanan pahit memiliki beberapa manfaat yang tidak banyak orang tahu.

Berikut lima manfaat makanan pahit untuk kesehatan, sebagaimana dilansir dari Best Health, Minggu (27/1/2019).

Menyeimbangkan Selera Makan

Mengonsumsi makanan seperti pare atau sayuran hijau lainnya yang memiliki rasa pahit, dapat melatih dan menyeimbangkan selera makan kita.

“Setiap kali mengonsumsi makanan utuh termasuk sayuran pahit, itu menambah selera untuk mengonsumsi makanan bergizi,” kata Theresa Albert, ahli gizi di Toronto.

Membantu Menyerap Nutrisi

Seorang ahli diet profesional dari Halifax, NS, Nicole Dube mengatakan, makanan dan herbal pahit membantu merangsang pencernaan dan mendukung pencernaan makanan.

"Selain itu, makanan pahit membantu merangsang reseptor rasa di lidah yang kemudian merangsang produksi enzim dan aliran empedu. Semakin baik makanan dicerna, semakin banyak nutrisi yang akan diserap dari makanan Anda," kata Dube, dikutip dari Okezone.

Dube merekomendasikan diet seimbang yang mencakup semua jenis makanan. Namun jika seseorang mengalami masalah pencernaan, Dube merekomendasikan mereka untuk mencoba makanan pahit.

Mendetoksifikasi Hati

Dendetoksifikasi merupakan proses pembuangan racun dalam tubuh. Sayuran pahit seperti pare, daun pepaya, radicchio, dan sayuran hijau lainnya yang memiliki rasa pahit mengandung fitonutrien yang mendukung hati untuk mengelola kolesterol, menyeimbangkan hormon, mendetoksifikasi darah, dan memetabolisme lemak.

Mengandung Banyak Nutrisi

Secara umum, sayuran pahit mengandung banyak nutrisi seperti vitamin A, C dan K. Selain itu juga mengandung mineral seperti kalsium, kalium, dan magnesium. Sayuran pahit juga tinggi folat dan serat, serta rendah lemak dan rendah natrium.

Contohnya, sayuran arugula yang mengandung beta karoten, vitamin C, kalsium dan zat besi, sementara sayuran dandelion menyediakan vitamin A, E, K, kalsium, zat besi, dan antioksidan.

Mengurangi Kesukaan pada Gula

Kebanyakan orang memang menyukai makanan dengan rasa yang manis dibanding makanan dengan rasa pahit. Namun, mengonsumsi makanan manis dan mengandung banyak gula dapat membuat seseorang terkena diabetes. Karena itu, dianjurkan untuk mengonsumsi sayuran hijau.

“Saya mendorong orang-orang untuk mengonsumsi sayuran hijau yang kaya nutrisi, serat, dan membuat kita merasa kenyang, baik sayuran pahit atau tidak. Sehingga godaan untuk mengambil dan mengonsumsi makanan yang sarat gula berkurang,” kata Joanne Lewis di CDA.


Editor : Tuty Ocktaviany