Tiba-Tiba Batuk, Apakah Gejala Virus Corona?

Siska Permata Sari ยท Minggu, 29 Maret 2020 - 20:53 WIB
Tiba-Tiba Batuk, Apakah Gejala Virus Corona?

Biasakan pakai masker ketika batuk. (Foto: Ilustrasi AFP)

JAKARTA, iNews.id - Angka kasus positif virus corona (Covid-19) terus meningkat selama tiga pekan terakhir. Data terbaru per Minggu (29/3/2020), kasus positif terinfeksi virus corona berjumlah 1.285 orang dengan penambahan sebanyak 130 kasus positif dari sebelumnya, 1.155 orang.

Dengan peningkatan kasus yang signifikan, membuat sebagian besar masyarakat merasa khawatir. Apalagi jika mengalami gejala-gejala virus corona, salah satunya adalah batuk.

Seperti diketahui, gejala-gejala khas virus corona adalah batuk kering, demam, dan sesak napas. Lalu, apakah jika mengalami batuk, sudah pasti terinfeksi virus corona?

“Pada dasarnya, batuk kering adalah di mana batuk tidak disertai lendir atau dahak yang dihasilkan dengan batuk," kata Subinoy Das, MD selaku dokter spesialis hidung dan tenggorokan yang berpusat di Ohio, seperti dikutip dari Health, Minggu (29/3/2020).

Sebaliknya, batuk berdahak adalah batuk yang disertai lendir atau dahak. “Seseorang yang batuk basah dapat benar-benar merasakan lendir bergerak di bronkus atau tenggorokan mereka,” katanya.

Dr Subinoy menjelaskan, meskipun batuk kering tidak selalu sakit, namun batuk tersebut bisa menjadi sangat keras sehingga orang yang mengalaminya mungkin dapat sekaligus melukai tulang rusuk mereka atau otot-otot interkostal.

Walaupun menjadi salah satu gejala virus corona, batuk kering juga merupakan gejala penyakit lainnya. Misalnya alergi, asma, bronkitis atau pilek biasa, menurut American College of Allergy, Asthma, and Immunology.

“Tetapi jika Anda memiliki gejala lain yang terkait dengan Covid-19, seperti demam, kehilangan rasa atau bau yang tidak dapat dijelaskan, atau masalah pencernaan seperti diare, Anda harus menghubungi dokter untuk menanyakan tentang tes virus corona,” katanya.

Editor : Tuty Ocktaviany