Tips Mencuci Tangan yang Benar, Pakai Sabun Antiseptik hingga Dilap Kering

Vien Dimyati ยท Sabtu, 07 Maret 2020 - 18:40 WIB
Tips Mencuci Tangan yang Benar, Pakai Sabun Antiseptik hingga Dilap Kering

Mencuci tangan yang benar (Foto : ConsumerAffairs)

JAKARTA, iNews.id - Mencuci tangan dengan benar menjadi salah satu cara untuk mencegah penyebaran bakteri. Terutama mencegah penyebaran virus korona.

Selama ini banyak orang yang salah dalam mencuci tangan. Padahal, ada aturan yang benar sesuai anjuran WHO. Salah satunya dengan air mengalir, menggunakan sabun antiseptik, hingga mengelap tangan basah hingga kering dengan tisu.

Educator & Trainer Mundipharma, dr Mery Sulastri mengatakan, 80 persen infeksi tertular melalui tangan. Bahkan, Flu Singapura, pilek, MERS, ebola, SARS dan lain-lain, ditularkan melalui tangan.

"Rekomendasi WHO, mencuci tangan yang benar adalah menggunakan air mengalir dan memakai sabun antiseptik jika telah menggunakan benda dan berada di lingkungan sekitar. Lakukan ini selama 20 detik," kata dr Mery, di Jakarta, belum lama ini.

Dia menjelaskan, ketika mencuci tangan, pastikan langsung mengelap tangan dengan tisu atau handuk bersih sampai kering. Jangan dilap ke baju atau dikebas-kebas.

"Keringkan, jangan dikebes-kebas. Karena, kuman lebih tinggi ada di tangan saat basah. Jumlah kuman paling banyak di handphone. Kalau di pesawat terbang, kumannya 1.000 kali lebih banyak daripada di darat," kata Mery.

Menurut dr Mery, kuman, bakteri atau virus di lingkungan bisa menempel dan bertahan selama 24 jam atau lebih, tergantung jenisnya. Untuk itu, sangat penting mengetahui cara mencuci tangan dengan benar. Banyak orang hanya membersihkan tangan dengan terburu-buru.

Dia menambahkan, mencuci tangan tidak hanya saat terkena kotoran, tapi juga sebelum dan setelah ke toilet. Jika sulit menemukan sabun dan air bersih, gunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol 70 persen.

dr. Mery mengatakan, menjaga kebersihan diri dapat dimulai dengan hal yang paling mendasar, yaitu mandi dan cuci tangan secara teratur dengan menggunakan sabun antibakterial.

"Sebaiknya gunakan sabun antibakterial yang mengandung bahan alami seperti lidah buaya, madu manuka, pomegranate dan vitamin E yang tidak hanya berfungsi membunuh bakteri jahat, namun juga membantu memelihara kelembapan kulit," kata dia.

Sementara itu, untuk mencegah area kewanitaan disarankan menggunakan pembersih khusus area kewanitaan. Tujuannya untuk mencegah masalah di area kewanitaan seperti gatal-gatal, bau tidak sedap dan keputihan. Pembersih area kewanitaan yang direkomendasikan bukan hanya yang mengandung pH seimbang. Sebaiknya yang dapat menutrisi flora normal, sehingga memberikan perlindungan dengan maksimal," katanya.

Editor : Vien Dimyati