Waspada, 1 dari 10 Orang di Indonesia Menderita Hepatitis Kronis

Diaz Abraham ยท Kamis, 26 Juli 2018 - 18:12 WIB
Waspada, 1 dari 10 Orang di Indonesia Menderita Hepatitis Kronis

Biasakan diri untuk cek kesehatan. (Foto: Manipal Hospitals)

JAKARTA, iNews.id - Hepatitis merupakan penyakit peradangan pada hati. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja dari berbagai kelompok usia dan dapat menyebabkan kematian bagi para penderitanya.

Di Indonesia sendiri satu dari 10 orang diindikasi terjangkit penyakit tersebut. Menurut Ketua PB Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia, dr. Irsan Hasan, seseorang dapat terjangkit penyakit hepatitis karena pola makan yang kurang sehat, penularan lewat jarum suntik, dan virus.

"Satu dari 10 orang menderita hepatitis kronis. Penyakit ini ada karena pola makan, jarum suntik, DBD, tipes, parasit, dan virus," katanya ketika ditemui di Jakarta, Kamis (26/7/2018).

Tak ada gejala khusus bagi para penderita hepatitis. Bahkan jika tidak dilakukan pemeriksaan, seseorang tak akan merasa bahwa dirinya telah terjangkit penyakit ini.

Irsan menyebut bahwa penyakit ini layaknya fenomena gunung es. Setiap pasien awalnya tak merasa bahwa dirinya sakit. Tapi karena didiamkan, hepatitis menjadi ganas dan berkembang sirosis hati, lalu berubah menjadi kanker hati.

"Umumnya enggak ada gejala. Lebih dari 80 persen pasien enggak ada gejala. Banyak orang tidak tahu kalau dia terinfeksi virus. Sehingga ini kami sebut sebagai fenomena gunung es," katanya.

Selama ini pihaknya telah melakukan berbagai cara mulai dari memberi masukan kepada Kementerian Kesehatan hingga membuat program bernama 'Nohep' untuk mengurangi penderita hepatitis.

Melihat dampaknya pada manusia, Indonesia bersama Brasil dan Kolombia mengajukan pada sidang World Health Assembly (WHA) untuk lebih serius dalam menanggulangi penyakit ini. Acara yang digelar pada 20 Mei 2010 ini, berhasil mencanangkan tiap 28 Juli sebagai Hari Hepatitis Sedunia.


Editor : Tuty Ocktaviany