Big Audisi The Voice Indonesia 2019 di Kota Bandung Diserbu Peserta

Siska Permata Sari ยท Minggu, 14 April 2019 - 12:22 WIB
Big Audisi The Voice Indonesia 2019 di Kota Bandung Diserbu Peserta

Masyarakat Bandung antusias ikuti audisi The Voice Indonesia 2019. (Foto: GTV)

BANDUNG, iNews.id - Kesuksesan ajang pencarian bakat The Voice Indonesia 2018 berhasil mencetak putra Flores, Aldo Longa sebagai bintang baru. Kini, The Voice Indonesia kembali menggelar audisinya untuk musim kedua. 

Audisi ini dimulai pada April dan menyambangi 18 kota di seluruh Indonesia. Mulai dari Medan, Bandung, dan Kupang yang menjadi kota kedua di minggu ini.

Mengadakan audisi di Kota Kembang, tepatnya di Hotel Horison, Jalan Pelajar Perjuangan, audisi off air The Voice Indonesia 2019 berhasil mencuri perhatian warga. Ajang kontes menyanyi ini menyedot begitu banyak perhatian dari beragam kalangan dan usia untuk unjuk bakat dalam dunia tarik suara. Tercatat, hampir 1.000 orang peserta ikut berpartisipasi dalam audisi ini.

Antusiasme yang tinggi pun tampak dari antrean yang sudah memanjang sedari pagi hari hingga matahari menjulang. Osfiena Gumay atau akrab disapa Ines selaku program kreatif  The Voice Indonesia yang ikut dalam audisi di Bandung ini mengungkapkan, antusiasme warga bandung sangat luar biasa.

"Antusiasmenya hebat warga Bandung. Selain itu, peserta yang ikut pun kualitasnya bagus-bagus dan dari berbagai kalangan dan usia," kata Ines, seperti dikutip dari siaran pers, Minggu (14/4/2019).

Ines menambahkan, beberapa peserta juga membawakan lagu bergenre pop melayu dan dangdut.

"Peserta juga ada yang membawakan lagu dengan teknik cengkok khas melayu dan dangdut juga. Ini memberikan kita keyakinan lebih untuk melebarkan genre di The Voice Indonesia 2019,” ucapnya.

Sementara itu, ada salah satu peserta bernama Aryono Susatyo yang datang bersama istri. Pria berusia 55 tahun yang merupakan seorang tuna netra ini datang diantar sang istri yang setia mendampinginya. Ary datang berbekal suara yang patut diperhitungkan. Terbukti, dia lolos dari tahap precast menuju tahap selanjutnya di dalam video booth.

Saat ditanya apa yang mendorongnya untuk mengikuti audisi, dia menyampaikan bahwa kekurangan yang dimiliki memacunya untuk membuktikan eksistensinya.

"Saya melihat ajang ini (The Voice Indonesia) memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk mereka yang memang memiliki suara bagus, tanpa melihat fisik atau apa pun. Dari situ saya meyakinkan diri untuk mengikuti audisi ini,” ujar Ary.

Offair Auditions dilaksanakan selama April hingga awal Mei 2019. Ini menyasar mereka yang berusia mulai dari 16 tahun, baik solo ataupun duo dapat tampil menunjukan bakatnya.

Rangkaian Offair Auditions ini digelar di 18 kota besar, yang terdiri dari Open Audition di Surabaya, Riau, Yogyakarta, Kupang, Denpasar, Medan, Makassar, Flores, Gorontalo, Malang, Banjarmasin, Mataram, lalu Special Hunt di Karawang, Cirebon, Indramayu dan Majalengka, serta Big Auditions di Jakarta dan Bandung.


Editor : Tuty Ocktaviany