Buka Panggung Top 13 Indonesian Idol dengan Lagu Marion Jola, Richard Tuai Pujian

Siska Permata Sari ยท Senin, 02 Desember 2019 - 21:51 WIB
Buka Panggung Top 13 Indonesian Idol dengan Lagu Marion Jola, Richard Tuai Pujian

Richard membuka panggung Spektakuler Show Indonesian Idol 2019. (Foto: Instgaram).

JAKARTA, iNews.id - Spektakuler Show Indonesian Idol tengah memasuki babak Top 13. Di babak ini, ada 13 kontestan yang akan memberikan penampilan terbaiknya di atas panggung untuk mencapai mimpinya menjadi musisi Indonesia. Salah satunya adalah Richard, kontestan yang pekan lalu berada di posisi tidak aman.
 
Di babak ini, Richard justru dipercaya menjadi pembuka malam spektakuler show Top 13 di MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin, 2 Desember 2019. Membuka panggung spektakuler, Richard membawakan lagu Rayu dari penyanyi jebolan Indonesian Idol, Marion Jola.
 
Berbeda dengan penampilannya pekan lalu, malam ini Richard menuai pujian dari para juri. Penampilannya, dinilai lebih santai dan asyik daripada pekan lalu.
 
"Kamu hari ini didaulat jadi pembuka malam spektakuler. Aku kira lagunya cocok sama kamu, ya. Hari ini kamu totally santai banget. Kamu membawa dengan cara kamu sendiri yang berbeda dan menurut aku asyik banget," komentar juri Bunga Citra Lestari di MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta, Senin (2/12/2019).
 
Hal yang sama juga diungkapkan oleh juri lain yakni Maia Estianty. Dia berkomentar, penampilan Richard malam ini jauh lebih santai daripada pekan lalu, dimana dia berada di posisi tidak aman.
 
"Sebagai pembuka, pasti dag-dig-dug nervous. Tetapi malam ini kamu ebih santai dibanding pekan lalu, congratulation!" komentar Maia Estianty.
 
Sementara itu, menurut Anang Hermansyah dan Maia, Richard harus berani mengeksplorasi tentang cara berbusana di atas panggung. Sebab, Richard sebenarnya telah memiliki karakter.
 
"Richard, aku mau kasih masukan aja, kamu memiliki karakter kuat pada suara kamu. Harusnya kamu berani tampil, kamu udah punya karakter udah bagus. Jangan takut menampilkan style kamu. Kamu harus diingat," pesan Anang.

Editor : Adhityo Fajar