Syiar lewat Lagu, Camila Rilis Dunia Sementara Akhirat Selamanya

Fajar Adityo Nugroho ยท Rabu, 15 Mei 2019 - 13:45 WIB
Syiar lewat Lagu, Camila Rilis Dunia Sementara Akhirat Selamanya

Camila sampaikan pesan syiar dalam lagunya. (Foto: iNews.id/Tuty Ocktaviany).

JAKARTA, iNews.id - Menyambut bulan Ramadan, Dea Mirella, Tika Ramlan dan Shinta Tanjung yang tergabung dalam grup vokal bernama Camila merilis debut singlenya. Mereka menyanyikan ulang lagu dari Ustaz Derry Sulaiman yang berjudul Dunia Sementara Akhirat Selamanya.

Berawal dari ide dan sering berkumpul bareng dalam satu kajian membuat Dea dan Shinta kepikiran untuk membentuk grup. Mereka akhirnya sepakat untuk lebih serius dalam proyek ini.

"Waktu itu saya dan Tata (Shinta Tanjung) sering nyanyi-nyanyi bareng dan Tata maunya selalu bareng dan kita akhirnya bikin grup," ujar Dea Mirella saat berkunjung di iNews.id di iNews Center, Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Tika Ramlan menjadi personel ketiga dan melengkapi Camila. Mereka lalu mencari musisi yang bisa membantu dalam penggarapan lagu religi. Shinta yang kenal dengan Ustaz Derry Sulaeman meminta izin apakah bisa menyanyikan lagu Dunia Sementara Akhirat Selamanya

"Jadi kita ngumpul ada faedahnya dengan latihan nyanyi dan kita satu kajian juga. Kira-kira ada nggak ya musisi yang bisa bantu bikin lagu religi. Kebetulan Tata (Shinta) kenal dengan Ustaz Derry Sulaiman, terus ketemu dan pengen bawain lagu Dunia Sementara Akhirat Selamanya dan didukung oleh Ustaz Derry 'Udah bawain aja pakai aja laguku'," ujar Dea Mirella.

Pada prosesnya lagu ini dikerjakan oleh Ustaz Derry Sulaiman sebagai produser musik dan Ikay selaku ANR dari Alfa Records. Di single ini Camila ingin syiar untuk mengingatkan semua manusia agar tidak terlena dengan dunia.

"Ingat bahwa semuanya itu sementara dan kita itu nggak punya apa-apa. Semuanya itu bukan milik kita. Kumpulinlah sebanyak mungkin kebaikan karena surga itu mahal nggak gampang untuk mendapatkan surga," ujar Dea.

"Mudah-mudahan lirik lagu bisa jadi pengingat bagi semua orang," ujar Shinta.


Editor : Adhityo Fajar