Hikmah

Niat I'tikaf di Masjid, Syarat dan Tata Cara serta Keutamaannya

Kastolani · Selasa, 04 Mei 2021 - 01:30:00 WIB
Niat I'tikaf di Masjid, Syarat dan Tata Cara serta Keutamaannya
Muslim disunnahkan melakukan i'tikaf di masjid di 10 hari terakhir Bulan Ramadhan. (Foto: Antara)

Jumhur ulama menyepakati bahwa dalam satu ibadah i’tikaf, ada empat rukun yang harus dipenuhi, yaitu orang yang beri’tikaf (mu’takif), niat beri’tikaf, tempat i’tikaf (mu’takaf fihi) dan menetap di dalam masjid.

Sebelum melaksanakan i'tikaf, Muslim perlu mengetahui niat dan syarat

Berikut Niat i'tikaf di Masjid:

نويت الاعتكاف في هذا المسجد لله تعالى

nawaitul i'tikafa fii haadzal masjidi lillahi ta'ala
 “ Saya niat I’tikaf di masjid ini karena Allah Ta’ala “

Adapun Syarat I'tikaf yakni:

1. Membaca Niat

2. Suci dari hadats besar.

3. Berakal. Jika di tengah-tengah I’tikaf dia menjadi gila, maka batal I’tikafnya.

4. Islam

5. Berdiam diri minimal seukuran tuma’ninah sholat lebih sedikit ( Sekitar 5 detikkan )

6. Berada di dalam masjid. Maka tidak sah I’tikaf di musala, ribath atau pesantren.

Hal yang dibolehkan selama i'tikaf:

1. Makan Minum

Makan dan minum secara umum dibolehkan oleh para ulama untuk dilakukan di dalam masjid, maka seorang yang sedang beri’tikaf tentu dibolehkan juga untuk mengisi perutnya dengan makan dan minum.

2. Tidur

Masjid juga dibolehkan untuk digunakan untuk tidur. Sehingga seorang yang sedang beri’tikaf di masjid, tentu saja diperbolehkan untuk tidur beristirahat. Tidur tidak membatalkan i’tikaf, sebagaimana tidur juga tidak membatalkan puasa.

3. Berbicara atau Diam

Baik berbicara ataupun diam keduanya dibolehkan di dalam i’tikaf. Beri’tikaf bukan berarti selalu berdiam diri dan membisu. Sebab, i’tikaf bukanlah semedi sebagaimana lazimnya umat lain melakukan ibadah mereka. I’tikaf juga bukanlah bertapa seperti yang dilakukan oleh para biksu di dalam kuil mereka.

4. Memakai Perhiasan dan Parfum

Dibolehkan bagi mereka yang beri’tikaf untuk mengenakan perhiasan, termasuk parfum. Sebab pada dasarnya memang ada perintah untuk mengenakan perhiasan ketika masuk ke masjid.

Editor : Kastolani Marzuki