Selain Bumi Manusia, Ini Karya-Karya Pramoedya yang Diangkat ke Film

Siska Permata Sari ยท Minggu, 27 Mei 2018 - 18:52 WIB
Selain Bumi Manusia, Ini Karya-Karya Pramoedya yang Diangkat ke Film

Pramoedya Ananta Toer. (Foto: Geotimes)

JAKARTA, iNews.id - Belakang ini kita dihebohkan dengan film Bumi Manusia yang diangkat dari karya populer dari penulis sastra legendaris Indonesia, Pramoedya Ananta Toer.

Film tersebut akan digarap oleh sutradara Ayat-ayat Cinta, Hanung Bramantyo dan dimainkan oleh sosok aktor muda yang lekat dengan peran Dilan, Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan.

Di film tersebut, Iqbaal dipilih sebagai sang tokoh utama dengan memerankan sosok Minke, sosok yang sangat lekat di hati para pembaca karya-karya Pramoedya atau Pram.

Terlepas dari riuh ramainya pro dan kontra terhadap penggarapan film yang diangkat dari novel tersebut, ternyata ada beberapa karya Pram yang juga difilmkan. Artinya, Bumi Manusia bukanlah yang pertama sebagai karya Pram yang diangkat ke layar lebar.

"Riuh Bumi Manusia mengingatkan kami pada sesuatu: Pertengahan 1950-an Pramoedya Ananta Toer pernah terjun ke dunia film. Yah, beberapa karyanya difilmkan," tulis sebuah akun Twitter sejarah, Potret Lawas (@potretlawas).

Berikut adalah daftar karya-karya Pram yang difilmkan, seperti dirangkum dari berbagai sumber, Minggu (27/5/2018).

Rindu Damai (1955)

Rindu Damai merupakan film garapan sutradara Djoko Lelono yang diangkat dari cerita Pramoedya Ananta Toer dan naskahnya ditulis sendiri oleh Djoko Lelono. Film ini mengisahkan tentang kehidupan rumah tangga antara Rahim dan istrinya, serta konflik kriminalitas dalam sebuah keluarga kecil. Menurut situs Film Indonesia, Rindu Damai dibintangi oleh Ellya Rosa, Amran S Mouna, Astaman, Sukarsih, Yaya Hitayati, MS Derita, Jusman, Djauhari Effendi, S Taharnunu, dan I Shouka.

Peristiwa Surabaja Gubeng (1956)

Sama seperti Rindu Damai, Peristiwa Surabaya Gubeng merupakan film yang diharap dan naskahnya ditulis ulang oleh Djoko Lelono. Untuk penyutradaraan, dia bersama dua sutradara lainnya, Jusman dan Hasan Basry. Film drama ini diangkat dari cerita pendek Pram berjudul Gambir. Peristiwa Surabaya Gubeng dibintangi oleh  Sarosa, Ellya Rosa, Aminah Banowati, Tan Tjeng Bok, Udjang, Ardi HS, Jusman, dan Boes Boestami.

Biola (1957)

Berdasarkan buku Pramoedya Ananta Toer dan Karja Seninja tulisan Bahrum Rangkuti tahun 1963 yang dikutip akun Twitter Potret Lawas, film Biola ini diangkat dari cerita pendek Pram berjudul Anak Haram. Film ini disutradarai sekaligus ditulis ulang oleh S Waldy.

Diadaptasi dari cerpen, Biola mengisahkan tentang seorang murid yang diperankan oleh Arfandi yang amat tertekan karena julukan "anak haram". Hanya salah seorang gurunya, yang diperankan Frans Harahap mau mengerti dan membantunya. Selain Arfandi dan Frans Harahap, film ini dibintangi oleh Sofia (Sofia WD), A Hamid Arief, Wahab Abdi, Piet Pello, WD Mochtar, Pala Manroe BA, Rr Sumiati, Entjen Fatimah, Ellya Chandra, Iskandar Muda, Maya Dewi, dan Dedeh Rosmawaty.


Editor : Tuty Ocktaviany