Cegah Aksi Bunuh Diri, Kenali Tanda-Tanda dan Penyebab Depresi

Siska Permata Sari ยท Senin, 11 Juni 2018 - 20:22 WIB
Cegah Aksi Bunuh Diri, Kenali Tanda-Tanda dan Penyebab Depresi

Kenali tanda-tanda depresi pada diri anda sejak dini. (Foto: Freepik).

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

JAKARTA, iNews.id - Kematian seorang desainer terkemuka Kate Spade dan koki selebriti sekaligus tokoh televisi Amerika Serikat, Anthony Bourdain lantaran bunuh diri menjadi alarm baru untuk kita semua tentang betapa pentingnya kesehatan mental.

Kesehatan mental bukan cuma penting untuk mencegah terjadinya lonjakan angka bunuh diri, tetapi kesehatan mental juga sangat berkaitan erat dengan kesehatan fisik. Keduanya tak bisa dipisahkan dan saling terikat satu sama lain.

Salah satu gangguan kesehatan mental yang dapat memicu bunuh diri adalah depresi. Suatu gangguan kesehatan mental yang ditandai dengan suasana hati tertekan dan kehilangan minat dalam beraktivitas, penurunan kualitas hidup, hingga pemikiran bunuh diri.

Penyebab

Apa yang menyebabkan seseorang mengalami depresi? Melansir dari WebMD, faktor riwayat depresi bisa memengaruhi meskipun kecil dan faktor risikonya bisa diturunkan. Faktor di luar genetik biasanya lebih banyak memicu.

Misalnya, kematian atau kehilangan seseorang yang dicintai. "Kadang-kadang tekanan besar seperti ini dapat membawa gejala depresi serius hingga pemikiran bunuh diri atau perasaan tidak berharga," demikian dilansir dari situs medis tersebut, Senin (11/6/2018).

Selain itu, konflik pribadi seperti perselisihan dengan keluarga, pelecehan seksual di masa lalu, penyiksaan fisik, hingga peristiwa hidup yang memicu depresi. Tak hanya konflik, perubahan baru juga dapat memicu depresi.

"Pekerjaan, hilangnya pekerjaan atau penghasilan, pernikahan tak bahagia, perceraian, pensiun, memiliki bayi, dan penyakit lain yang memicu terjadinya depresi."

Penyakit lain yang dimaksud itu adalah gangguan tidur, sakit kronis yang sulit diobati, kegelisahan berlebihan dan gangguan mental Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Sementara itu, faktor luar yang menyebabkan depresi adalah penggunaan obat-obatan dan isolasi sosial dari lingkungan.

Bagaimana Gejalanya?

Ada banyak gejala depresi, namun tak mesti seseorang yang depresi tersebut mengalami semua gejala. Hal yang paling umum dirasakan penderita depresi adalah perasaan sedih yang mendalam, kekosongan, cemas berlebihan, merasa tidak berdaya, tidak berharga, dan bersalah.

Mereka yang mengalami depresi juga cenderung merasa buruk terhadap dirinya sendiri dan memikirkan kegagalan-kegagalan hidupnya selama ini. Perasaan putus asa, pesimistis, dan percaya bahwa tidak ada hal baik yang akan terjadi pada dirinya. Inilah yang kemudian membawa pada pemikiran bunuh diri.

Perubahan yang dirasakan diri Anda juga bisa menjadi tanda depresi. Misalnya, perubahan pola tidur, perubahan selera makan, menjadi kurang energik, hingga kesulitan berkonsentrasi. Sementara itu, gejala fisik juga bisa dirasakan, di antaranya sakit kepala, kram, sakit perut, atau masalah pencernaan.


Editor : Adhityo Fajar