Cahaya Hati Indonesia Ramadan

Mengagungkan Nama Allah di Hari Kemenangan

Felldy Utama ยท Kamis, 14 Juni 2018 - 13:39 WIB
 Mengagungkan Nama Allah di Hari Kemenangan

Cahaya Hati Indonesia Ramadan disiarkan langsung iNews dari Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Kamis (14/6/2018) sore ini akan mengupas tentang hari kemenangan. (Foto: iNews).

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

JAKARTA, iNews.id – Tinggal hitungan jam Ramadan akan berlalu. Setelah sebulan penuh berpuasa, hari kemenangan di depan mata. Takbir segera menggema, pujian atas nikmat Tuhan Pencipta Semesta pun bakal riuh berkumandang.

Allahu Akbar. Allahu Akbar. Allahu Akbar. Rasanya tidak kata lain paling pantas terucap selain syukur alhamdulillah atas segala kenikmatan yang diberikan Allah kepada umatnya yang menahan lapar dan dahaga demi mencapai kesempurnaan iman.

Idul Fitri kerap diistilahkan sebagai hari kemenangan. Disebut demikian karena pada hari ini umat Islam yang telah menunaikan ibadah Ramadan diharapkan meraih kemenangan dengan terlahir kembali sebagai manusia yang fitrah atau suci, bersih dari dosa.

Orang yang menang (al-faizin), diistilahkan demikian, juga karena karena mereka dinilai telah sukses mengendalikan hawa nafsu selama satu bulan penuh saat Ramadan. Pada saat itulah hal-hal jelek benar-benar dibuang, atau setidak-tidaknya diminimalisir sehingga semua orang beriman berlomba-lomba mendapatkan kebaikan.

Dengan semua perjuangan untuk menuntaskan Ramadan itu, saatnya umat Islam menyambut awal baru. Awal yang semestinya dalam setahun ke depan harus lebih baik hingga bertemu Ramadan lagi.

Allah berfirman, yang artinya: “…hendaklah kamu mencukupkan bilangannya (puasa) dan hendaklah kamu mengagungkan Allah (bertakbir) atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu.” (QS Al-Baqarah: 185)

Banyak lagi arti hari kemenangan dan apa yang seharusnya dilakukan oleh kaum beriman dalam menyambutnya. Hal inilah yang akan dibahas dalam Cahaya Hati Indonesia Ramadan edisi Kamis (14/6/2018). Mengangkat tema ”Seruan Kemenangan bagi Umat Islam”, para penceramah yang akan memberikan tausiahnya yaitu, KH Cholil Nafis, Ustaz Hasanuddin Sinaga, Ustaz Nur Fadillah, dan Habib Ali Bahar.

KH Cholil Nafis akan memaparkan mengenai rahasia besar takbir Ilahi, semetnara Ustaz Hasanuddin menjelaskan tentang mengembalikan makna takbir yang hakiki. Ustaz Nur Fadillah mengajak jamaah untuk meraih pahala di malam menuju kemenangan dan Habib Ali mengingatkan agar jangan sampai malam takbiran ternodai.

Penasaran ingin mengetahui rahasia dan berbagai keutamaan di malam Idul Fitri? Tonton Cahaya Hati Indonesia Ramadan, Kamis (14/6/2018) yang akan disiarkan langsung stasiun televisi iNews dari Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Acara yang dipandu Iqbal Fais ini tayang mulai pukul 15.30 WIB.


Editor : Zen Teguh