Begini Pergolakan Hati Nikita Mirzani Sebelum Putuskan Berhijab

Fajar Adityo Nugroho · Kamis, 12 Juli 2018 - 19:03 WIB

Nikita Mirzani dan Moammar Emka saat berbicara soal hijrah. (Foto: Instagram).

JAKARTA, iNews.id - Biasa tampil buka-bukaan, Nikita Mirzani kini muncul dengan hijab dan menutup auratnya. Dia telah menyatakan diri untuk hijrah dan memperbaiki penampilannya.

Perubahan ini seolah mendadak dan tanpa pertanda, tak sedikit orang yang meragukannya. Namun, banyak yang bilang jika Niki mendapatkan hidayah dalam kehidupannya.

Dalam sesi wawancara dengan penulis Moammar Emka, istri Dipo Latief ini mengatakan jika dia berhijab karena Allah. Dia juga menuturkan bahwa ada pergolakan hati sebelum memutuskan berhijab dan menggunakan pakaian secara tertutup.

"Selama kurang lebih empat hari ini seakan berperang dengan hati sendiri, sudah yakin nggak sih? Apa ini cuma nafsu sesaat atau ini benar-benar keyakinan yang sudah enggak bisa diubah lagi," ujar Niki, seperti dikutip dari Vlog Moammar Emka yang ditayangkan, Rabu 11 Juli 2018.

Presenter cantik ini menuturkan bahwa dia mengaku tak bisa tidur seakan resah menimbang keputusannya berhijab. Dia juga melihat ke belakang dengan profesi yang dilakoni selama ini banyak menyokong kehidupannya dari hasil off air. Ketika memutuskan untuk berhijab, berarti dia harus meninggalkan kehidupan lamanya.

Perdebatan juga muncul saat dia melihat deretan pakaian seksi miliknya dan saat memakai dia pun merasa risih. Dari hal tersebut membuat dia berkeinginan keras untuk berhijab dan mengubah semua penampilan, serta meninggalkan gaya, imej, serta pekerjaan lamanya.

"Hidayah itu bukan ditunggu, melainkan dijemput. Niki yakin nanti setelah berhijab, Allah tidak akan menutup rejeki Niki begitu aja," ujarnya.

Niki menegaskan bahwa keinginan untuk berhijrah bukan karena pengaruh atau permintaan orang lain. Baginya, ini adalah waktunya dan merasa lahir batin siap untuk berubah karena Allah.

"Bukan karena orang atau ada masalah apa, ini emang udah waktunya dan nggak bisa ditolak, Lillahi Ta'ala," ujarnya.


Editor : Adhityo Fajar

KOMENTAR