Selain Suka Nyeri Punggung, Ini Tanda-Tanda Anda Alami Obesitas

Sindonews.com ยท Minggu, 15 Juli 2018 - 13:21 WIB
Selain Suka Nyeri Punggung, Ini Tanda-Tanda Anda Alami Obesitas

Obesitas bisa memicu penyakit lainnya yang lebih serius. (Foto: Human Resources)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

JAKARTA, iNews.id – Tidak hanya wanita, obesitas juga menjadi masalah bagi kebanyakan pria. Sebelum memicu munculkan penyakit lain yang lebih serius, pastikan Anda menjaga gaya hidup dengan baik.

Obesitas menghasilkan sejumlah penyakit, meskipun sedikit lebih berat bukanlah hal yang buruk. Namun, faktanya ketika sesuatu melewati batas, itu menjadi masalah.

Pria gemuk berisiko lebih tinggi terkena penyakit jantung, sedangkan wanita bekerja keras mengatasi masalah kesuburan saat bobot berlebih.

Dengan bertambahnya usia, kegemukan juga memicu hipertensi, nyeri lutut, osteoporosis, sakit punggung, dan sejumlah penyakit lainnya.

Jadi untuk menjauhkan diri dari semua itu, perlu mengatasi obesitas. Anda bisa lebih dulu melihat tanda-tanda obesitas. Berikut ulasannya, seperti dilansir Boldsky, Minggu (15/7/2018).

Sesak Napas

Jika merasakan sulit untuk bergerak, mungkin karena Anda telah menjadi gemuk. Orang gemuk terlihat memiliki akumulasi lemak di leher. Ini menyulitkan udara mengalir masuk dan keluar dari paru-paru, terutama ketika menikmati aktivitas yang ketat.

Karena itu, ide yang baik untuk tetap memberi tahu dokter Anda tentang hal yang sama dan mengambil tindakan aktif menuju gaya hidup yang lebih aktif.

Nyeri Punggung

Nyeri di bagian punggung menjadi salah satu tanda pertama dari obesitas. Dalam kasus seperti itu, Anda disarankan untuk mencari bantuan ortopedi sesegera mungkin. Jika perawatan yang tepat tidak diambil, hal yang sama dapat memanifestasikan dirinya dalam bentuk kondisi yang sangat berat seperti spondylolysis dan fraktur di vertebrae.

Jika hal seperti itu terjadi, itu dapat menyebabkan beberapa jenis cacat seumur hidup yang mungkin sangat sulit disembuhkan di kemudian hari.

Varises Vena

Saat dinding pembuluh darah melemah, ada pelebaran pembuluh darah itu sendiri. Ini sangat tidak sehat dan mempengaruhi kekuatan tubuh secara keseluruhan. Secara eksternal, ini terlihat sebagai munculnya pembuluh darah ungu atau biru yang dikelilingi oleh kapiler merah.

Secara internal, ini sangat menyakitkan dan membuat tindakan sederhana seperti berjalan terasa seperti tugas Hercules. Jika Anda menemukan diri Anda mengalami varises, sudah saatnya Anda mengambil langkah-langkah konstruktif untuk menurunkan berat badan Anda.

Panas Dalam

Kehadiran kelebihan lemak menempatkan tekanan berlebih pada saluran pencernaan. Karena tekanan besar ini, maka yang terjadi adalah makanan di perut didorong ke arah kerongkongan. Ini memicu refluks asam dan menyebabkan orang menghadapi ketidaknyamanan seperti sakit maag, gas, perut kembung, dan masalah serupa lainnya. Sementara jika masalah ini terlalu sering terjadi, pastikan bahwa Anda mulai diet.

Mendengkur

Mendengkur bukan masalah kesehatan yang serius dan secara medis, mendengkur bukanlah sesuatu yang harus membuat Anda khawatir. Namun faktanya orang gemuk, umumnya terlihat lebih sering mendengkur daripada orang dengan berat badan yang sehat.

Peningkatan berat badan secara tiba-tiba menghasilkan peningkatan risiko apnea tidur obstruktif. Hal ini disebabkan peningkatan massa di sekitar leher. Sebagai konsekuensi dari ini, orang cenderung mendengkur lebih keras yang mungkin mempengaruhi tidur orang-orang di sekitarnya. Demikian dimuat Sindonews.com.


Editor : Tuty Ocktaviany