Soal Pilihan Busana Jokowi-KH Ma'ruf & Prabowo-Sandiaga, Ini Maknanya

Siska Permata Sari ยท Jumat, 10 Agustus 2018 - 23:38 WIB
Soal Pilihan Busana Jokowi-KH Ma'ruf & Prabowo-Sandiaga, Ini Maknanya

Jokowi tampil beda saat pendaftaran Capres-Cawapres. (Foto: Okezone)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

JAKARTA, iNews.id - Resmi sudah pendaftaran Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden. Di mana pasangan Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin berhadapan dengan pasangan Prabowo dan Sandiaga Uno di laga Pilpres 2019.

Di antara kedua pasang kubu ini, terdapat perbedaan yang signifikan, meski visi-misinya sama, yakni memajukan Indonesia. Salah satu perbedaan yang tampak dilihat oleh mata telanjang adalah perbedaan pemilihan busana.

Jokowi-KH Ma'ruf Amin

Ketika Jokowi hadir dengan kemeja putih bercorak tulisan 'Bersih-Merakyat-Kerja Nyata' dan Cawapresnya, KH Ma'ruf Amin, mengenakan busana khas NU dengan sarung, sorban, dan kopiah, membawa pesan tersendiri dari pilihan busana yang dipilih keduanya hari ini.

"Kemeja putih itu artinya netral, tidak mengintimidasi orang lain, bersih, dan tanpa pretensi," kata pengamat mode Indonesia Sonny Muchlison saat dihubungi iNews.id tentang busana Capres-Cawapres, Jumat (10/8/2018).

Ditambah fashion statement Jokowi pada tulisan bergaya milenial yang ada di kemeja putihnya itu. "Jadi, ditambah tulisan (di kemeja) itu istilahnya, dia mau kerja. Ditambah gaya milenial di tulisannya, yang miliki arti dia dekat dengan kalangan milenial," katanya.

Itu juga yang dilakukan Jokowi sejak menjabat sebagai Presiden RI yang aktif membuat vlog di YouTube, aktif di platform media sosial seperti Twitter, Instagram dan Facebook, yang menandakan kedekatannya dengan kaum milenialnya.

Sementara itu, Cawapresnya, KH Ma'ruf Amin tampil sebagaimana ciri khasnya sebagai pemuka NU. Busananya dengan baju koko, sarung, jas hitam, sorban, dan kopiah hitam itu sebagaimana penampilan kyai-kyai di Indonesia.

Prabowo-Sandiaga

Berbeda dengan pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yang tampil dengan setelan kemeja beda warna dan celana berbeda warna. Jika Prabowo tampak gagah dengan kemeja putih, serta celana cokelat muda, wakilnya, Sandiaga mengenakan kemeja biru dan celana hitam. Keduanya juga sama-sama mengenakan kopiah hitam.

"Kalau ini gembar-gembor menyebutkan kaum milenial. Akhirnya terpilihlah Sandiaga, yang terlihat ingin tampil menonjol untuk menunjukkan jika dia mempunyai sisi dan kualitas yang lain," kata Sonny.


(Foto: Antara)

"Kalau Prabowo, berbeda dari sebelumnya, dia meninggalkan busana lamanya yang menyerupai (Ir) Soekarno, dan mengganti dengan busana (kemeja) putih. Ini memiliki makna bahwa (pilpres) ini bukan lagi arena perang," ucapnya.

Dia juga menilai Prabowo tampil apa adanya ketika menjalankan salat Jumat sebelum mendaftarkan diri sebagai Capres dan Cawapres. Sementara Sandiaga tetap dalam ciri khasnya, tampil berbeda daripada yang lainnya.


Editor : Tuty Ocktaviany