Batik Nusantara ala The Cufflinks Store Lebih Kekinian

Vien Dimyati ยท Rabu, 10 Oktober 2018 - 17:01 WIB
Batik Nusantara ala The Cufflinks Store Lebih Kekinian

JAKARTA, iNews.id - Sebagai negara yang memiliki banyak budaya, tidak heran jika Indonesia memiliki bermacam-macam motif batik yang menjadi ciri khas daerah. Tren saat ini, batik sudah menjadi gaya hidup dan kebutuhan sehari-hari, tak hanya digunakan dalam acara formal.

Jika Anda tertarik menggunakan batik Nusantara sebagai kebutuhan sehari-hari, The Cufflink Store dapat menjadi pilihan alternatif. Terutama bagi para pria yang menyukai batik Nusantara yang kekinian.

Founder The Cufflinks Store Rika Purmawinata mengatakan, pihaknya sadar jika pakaian pria lokal brand sangat sulit ditemukan. Padahal saat ini batik menjadi kebutuhan sehari-hari, baik untuk kantor maupun santai. Maka itu, The Cufflinks Store meluncurkan batik Nusantara yang motif dan desainnya lebih kekinian.

"Koleksi batik kami dapat memenuhi kebutuhan formal sekaligus kasual dalam berbusana. Desain batik sangat ramah untuk menjadi busana kerja atau menghadiri pertemuan bisnis. Batik yang sama dapat merangkap fungsi busana untuk acara tertentu, seperti jamuan makan malam hingga acara pernikahan," kata Rika Purmawinata, dalam acara Peluncuran Nusantara The Cufflinks Store di Jakarta, Selasa 9 Oktober 2018.

Sementara itu, Brand Manager Cufflinks Store Ruthia mengatakan, batik Nusantara memiliki harga yang beragam dan dapat dijangkau oleh siapa saja. Untuk pemilihan batiknya sendiri, The Cufflinks juga melakukan riset, baik untuk desain dan motifnya.

"Indonesia beragam sehingga batiknya kuas dan memiliki banyak cerita. Kami cari filosofinya, apakah boleh mengawinkan motif a dan b. Kita mengkaji ulang dengan costumer, mereka ingin model dan warna apa," kata Ruthia.

Menurut Ruthia, meski memiliki nama batik Nusantara, tetapi koleksi batiknya modern. Pihaknya ingin menonjolkan motif batik di Indonesia, tak hanya terpaku pada satu atau dua motif.

Dalam kesempatan yang sama, Mike Lewis, salah satu aktor film berdarah Kanada juga hadir dalam acara tersebut. Dia mengatakan, sudah menyukai batik sejak 1999 ketika pertama kali datang ke Indonesia menemani sang ayah yang bertugas sebagai Duta Besar Kanada.

"Saat saya masuk Indonesia pertama kali kenal batik pada 1999. Saya melihat orang-orang yang ada di dekat saya terlihat diplomatis dan dewasa mengenakan batik. Ini memang terlihat formal. Kini, saya menjadi suka mengenakan batik. Baik untuk acara santai dan formal," kata Mike Lewis.

Saat ingin tampil semi formal, Mike akan mengenakan batik lengan pendek, begitu pula sebaliknya. Mengenakan batik lengan panjang ketika acara formal.

"Memakai batik, saya bisa padukan dengan jeans. Jadi, bisa dibawa formal dan semi. Selain itu untuk warna, saya suka yang cerah. Walau dulu tidak suka, tapi sekarang suka dengan warna cerah," kata Mike.


Editor : Tuty Ocktaviany