Bikin Terobosan di Dunia Salon, Mahasiswa Indonesia Berangkat ke Paris

Siska Permata Sari · Rabu, 04 April 2018 - 20:16 WIB

Kompetisi L'Oreal Brandstorm 2018. (Foto: iNews.id/Siska Pertama Sari)

JAKARTA, iNews.id - Di era serba digital ini, segala industri dituntut untuk melakukan inovasi demi menyesuaikan zaman. Tak terkecuali dunia salon yang hingga saat ini masih banyak menggunakan metode tradisional.

Banyak keluhan yang terjadi karena metode tradisional di dunia salon. Misalnya, waktu menunggu yang terlalu lama, kurangnya efektivitas waktu, dan kekecewaan konsumen lantaran ekspektasi tak sesuai dengan hasil eksekusi.

Ditambah sekarang adalah eranya digital dan generasi milenial yang menguasai pasar. Hal ini membuat tiga mahasiswa yang tergabung dalam tim Parstee dari Universitas Prasetya Mulya menggabungkan unsur digital dalam salon sekaligus menjawab keluhan-keluhan konsumen salon.

Berkat idenya yang diberi judul "The Real Experience: Innovative Holistic Salon Experience", yang ikut serta dalam kompetisi L'Oreal Brandstorm 2018 meraih juara pertama dan berangkat ke Paris untuk bersaing dengan 42 tim lain di seluruh dunia pada Mei mendatang.

Ide mereka merupakan sebuah aplikasi khusus pencarian salon hingga digitalisasi salon itu sendiri untuk memudahkan konsumen. Mulai dari pencarian salon hingga penerapan smart mirror untuk membaca tipe rambut sampai personal assisten untuk memilih hairdresser sendiri, sehingga keluhan untuk efektivitas waktu dan kekecewaan pelanggan bisa teratasi.

Tiga mahasiswa itu adalah Yaafi Yulio, Elice Tamara, dan Erica Christina. Ketiganya akan berangkat ke Paris setelah mendapat pengarahan dan mentoring lanjutan untuk bisa bersaing dengan puluhan negara dalam kompetisi internasional.

"Jerih payah selama mengikuti kompetisi ini akhirnya memberikan kesempatan bagi kami untuk berkompetisi di Paris melawan negara-negara dari seluruh dunia. Kami bangga bisa mewakili negara dan universitas, serta berkesampatan mengharumkan nama bangsa," kata salah satu mahasiswa, Elice di acara L'Oreal Brandstorm 2018 di Jakarta Selatan, Rabu (4/4/2018).

Sementara itu juri sekaligus Head of Human Resources PT L’Oreal Indonesia, Restu Widiati mengatakan, tim pemenang adalah memberikan ide yang lengkap dan menyeluruh.

"Mereka benar-benar memahami seorang pelanggan, seperti waktu tunggu yang lama atau missconnect di salon. Mereka bisa melihat kebutuhan konsumen, itu keunggulannya," kata Restu.

Tak hanya Universitas Prasetya Mulya, ajang ini juga diikuti peserta dari universitas-universitas di Indonesia seperti yang sudah masuk sembilan besar, yakni Universitas Gadjah Mada yang meraih juara favorit, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, hingga Universitas Kristen Petra Surabaya.

L’Oreal Brandstorm merupakan sebuah inkubator inovasi yang diperuntukkan khusus bagi mahasiswa. Melalui kompetisi Brandstorm, para mahasiswa diberikan kesempatan untuk merasakan pengalaman kerja di dunia kecantikan secara profesional.

Kali ini, L’Oreal Brandstorm 2018 mengangkat tajuk "Invent the Professional Salon Experience of the Future" di mana para mahasiswa ditantang untuk menciptakan gebrakan baru di dunia salon yang dapat menarik perhatian kaum milenial, meningkatkan loyalitas penata rambut profesional melalui servis-servis baru, dan solusi berbasis teknologi.


Editor : Tuty Ocktaviany

KOMENTAR