Merindukan Mendiang Istri, Indro Warkop: Aku Cinta Kamu Selamanya

Fajar Adityo Nugroho ยท Kamis, 11 Oktober 2018 - 11:05 WIB
Merindukan Mendiang Istri, Indro Warkop: Aku Cinta Kamu Selamanya

Indro Warkop curahkan isi hati setelah istrinya meninggal. (Foto: Instagram).

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

JAKARTA, iNews.id - Kabut duka masih dirasakan Indro Warkop setelah kepergian istri tercintanya, Nita Octobijanthy. Sebuah kerinduan diungkapkan oleh Indro melalui akun Instagram miliknya.

Dalam unggahannya, tampak Indro bersandar di nisan almarhum. Dia mencurahkan isi hatinya saat pertama kali sang istri menghembuskan napas terakhir, serta kelegaan karena sakit yang diderita Nita telah hilang.

"Anthy sayang.. Istriku tercinta.. Tanggal 9 Oktober 2018 aku menyaksikan hembusan nafas terakhirmu.. Akhirnya raga kita harus berpisah.. Namun inilah doaku dan anak-anak.. Agar kamu gak kesakitan lagi," tulisnya, seperti iNews.id kutip dari akun Instagram miliknya, Kamis (11/10/2018).

Dengan kepergian istrinya menemui Sang Khalik, Indro mengaku seolah hidup tanpa semangat dan daya. Namun, dia berjanji akan memenuhi tugasnya sebagai orangtua.

"Thy, sebagian besar kekuatanku hilang.. Tapi aku janji, janji laki, aku akan lanjutkan tugasku sebagai orangtua dari 4 anak kita seperti pesanmu di masa sakitmu.. Ipoet, Hada/Adham & Harley serta cucu2 cantik kita Alya & Kiya akan menjadi prioritas hidupku," tulis Indro.

Rasa cinta yang besar dan kesetian Indro akan Nita terlihat bahwa dia seolah belum siap untuk ditinggalkan. Di akhir kalimat, dia mengucapkan perpisahan kepada istrinya yang dia sebut sebagai preman.

"Kamu bobo yg enak ya, Thy.. Jagain aku ya, Thy.. Aku cinta kamu. Innalillahi wa inna ilaihi raaji'un, selamat istirahat sayangku.. Aku cinta.. Aku cinta kamu selamanya.. Premanku," tulisnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, istri Indro tengah berjuang melawan kanker paru-paru yang diidapnya sejak Agustus 2017. Nita menghembuskan napas terakhir pada Selasa 9 Oktober, selang sehari setelah ulang tahunnya yang ke-59.


Editor : Adhityo Fajar