Ahmad Dhani Divonis 1 Tahun Penjara, Begini Curahan Hati Mulan Jameela

Tuty Ocktaviany ยท Rabu, 12 Juni 2019 - 08:00 WIB
Ahmad Dhani Divonis 1 Tahun Penjara, Begini Curahan Hati Mulan Jameela

Mulan Jameela berusaha tegar mengetahui sang suami Ahmad Dhani divonis satu tahun penjara. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id – Musisi multitalenta Ahmad Dhani divonis hukuman satu tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa 11 Juni 2019. Lantas, bagaimana reaksi sang istri Mulan Jameela soal nasib sang suami?

Mulan tampaknya berusaha tegar mengetahui suaminya divonis satu tahun penjara. Pentolan dari grup band Dewa 19 ini terbukti secara sah mendistribusikan video yang berisi kalimat pencemaran nama baik.

Dalam unggahan di Instagram Stories, Mulan pun menuangkan perasaannya dalam tulisan singkat dengan background warna hitam.

"Innama Asyku batsi wa huzni ilallah. Hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku," tulis Mulan Jameela dalam Instagram Stories miliknya, Selasa (12/6/2019).


Putusan untuk Ahmad Dhani memang lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama satu tahun enam bulan penjara. Namun, Ahmad Dhani keberatan atas vonis yang diterimanya.

Dalam persidangan, Ahmad Dhani menganggap hakim tidak mempertimbangkan fakta persidangan yang ada.

“Ahli Undang-Undang ITE jelas mengatakan bahwa harus ada subjek hukum dalam perkara UU ITE. Tetapi, semua ini tidak dipertimbangkan oleh majelis hakim,” kata Ahmad Dhani menanggapi keputusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim R Anton Widyo Purnomo.

Seperti diketahui, Ahmad Dhani sebelumnya didakwa telah melakukan pencemaran nama baik terkait dengan ujaran ‘idiot’ dalam video blog (vlog) yang disampaikannya di Hotel Mojopahit Surabaya, Agustus 2018 silam. Akibat ujaran tersebut, Dhani dilaporkan oleh kelompok ormas Bela NKRI ke Polda Jatim hingga kasusnya masuk ke persidangan.

Dalam sidang dakwaan, jaksa mendakwa Ahmad Dhani melanggar Pasal 45 ayat (3) jo pasal 27 ayat (3) UU RI No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) sehingga terancam dihukum maksimal enam tahun penjara.


Editor : Tuty Ocktaviany