Alya Nurshabrina Tekankan Pentingnya Edukasi terkait Hak Anak

Siska Permata Sari ยท Kamis, 05 April 2018 - 20:07 WIB
Alya Nurshabrina Tekankan Pentingnya Edukasi terkait Hak Anak

Miss Indonesia 2018 Alya Nurshabrina bersama Ketua KPAI Susanto. (Foto: iNews.id/Siska Permata Sari)

JAKARTA, iNews.id – Belakangan ini kasus kekerasan pada anak begitu marak. Miss Indonesia 2018 Alya Nurshabrina pun tergerak hatinya terlibat dalam menyuarakan tentang hak-hak dan perlindungan anak di Indonesia.

Bersama Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang menggandeng tokoh-tokoh berpengaruh seperti para artis dan seniman Tanah Air, Alya ingin menekankan lagi pentingnya menegakkan hak-hak anak melalui media sosial atau rangkaian kegiatan sosial yang akan datang.

Kekerasan pada anak sendiri, kenyataannya paling mungkin terjadi dari orang-orang terdekat seperti keluarga.

"Oleh sebab itu, yang paling efektif adalah mengedukasi keluarga terkait apa saja hak-hak anak dan apa saja yang meliputi pelanggaran hak anak," kata Alya dalam Bincang Perlindungan Anak di Kantor KPAI, Jakarta Pusat, Kamis (5/4/2018).

Sebab, lanjut dia, tak jarang orangtua belum mengetahui soal hak-hak dasar dan pelanggaran hak anak dalam proses mendidik anak.

"Penting untuk melakukan edukasi dan sosialisasi sehingga para orangtua sadar dan mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh ketika mendidik anak-anak," tutur Miss Indonesia asal Jawa Barat tersebut

Empat hak dasar anak yang dimaksudkan gadis lulusan Universitas Parahyangan ini, yakni hak hidup lebih layak, hak tumbuh dan berkembang, hak perlindungan, serta hak berpartisipasi. Ini merupakan empat hak dasar anak menurut Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia.

Menurut Ketua KPAI Susanto, tren kekerasan pada anak sendiri lebih tinggi dan kompleks dalam dua tahun terakhir ini.

"Bahkan menurut data kami, anak laki-laki menjadi korban yang mendominasi dari kekerasan seksual," kata Susanto di kesempatan yang sama.

Melalui acara tersebut, ia berharap teman-teman di industri hiburan seperti Miss Indonesia, Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) dan Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PASKI) yang turut hadir di acara ini, dapat berperan aktif memberikan edukasi dan pengawasan untuk perlindungan anak.

Editor : Tuty Ocktaviany