Belajar Menenun dan Nikmati Promo dari Sarung BHS di INACRAFT 2019

Diaz Abraham ยท Rabu, 17 April 2019 - 06:45 WIB
Belajar Menenun dan Nikmati Promo dari Sarung BHS di INACRAFT 2019

Sarung BHS hadir di INACRAFT 2019. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Menenun secara tradisional tanpa bantuan mesin bukan perkara mudah, perlu keuletan agar mendapat kain tenun dengan corak dan kualitas terbaik. Kerumitan serta lamanya waktu produksi membuat sebagian masyarakat melupakan teknik ini.

Namun agar masyarakat kembali mengingat teknik pembuatan kain tenun secara tradisional, perusahaan penghasil sarung tenun bernama Behaestex memberi kesempatan pada pengunjung yang datang ke pameran INACRAFT 2019 untuk mencoba sensasi menenun secara tradisional.

Pada acara yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), perusahaan dengan merek dagang BHS tersebut sengaja menghadirkan alat tenun tradisional di stan mereka Lobby Hal A. Tujuannya agar para pengunjung mengenal 11 tahapan penting membuat kain tenun.

Selain itu, para pengunjung yang datang ke stan Sarung BHS dapat memiliki produk anyar mereka dengan promo menarik. Mengingat produk buatan mereka dikenal dengan harga premiumnya dibanding merek lainnya.

Perusahaan yang berdiri sejak 1953 sampai sekarang, menjadi pilihan pengoleksi kain tenun karena memiliki banyak keunggulan seperti keunikan motif yang elegan dan eksklusif, warna cenderung maskulin, mayoritas dalam warna solid, serta motif grafis geometri tegas.

Produk buatan BHS selalu diluncurkan untuk semua lapisan masyarakat. Sehingga mereka memiliki memiliki kelas-kelas yang menggambarkan harga dan tingkat kerumitan motif sebagai berikut:

1. Masterpiece. Ditenun dengan ATBM, komposisi bahan sutra mix, letter tumpal BHS mendatar, tumpat motif songket.
2. Signature. Ditenun dengan ATBM, komposisi bahan sutra mix, tumpal BHS mendatar, tumpal motif songket.
3. Royal. Ditenun dengan ATBM, komposisi bahan sutra mix, tumpal BHS mendatar, tumpal motif songket.
4. Excelent. Ditenun ATM, komposisi bahan mercerized, tumpal BHS vertikal, tumpal motif songket.
5. Classic. Ditenun ATM, komposisi bahan mercerized mix, tumpal BHS vertikal, tumpal motif kembang.

Sarung BHS dikenal memiliki harga premium. Hal ini karena beberapa corak dan motif tertentu seperti songket gunung, dibutuhkan waktu hampir seminggu untuk pembuatan satu kainnya. Selain motif songket, ada motif tenun ikat yang membutuhkan persiapan detail sebelum benangnya ditenun.


Editor : Tuty Ocktaviany