Ferry Sunarto Hadirkan Kreasi Masker Unik di Tengah Pandemi Covid-19

Tuty Ocktaviany ยท Rabu, 20 Mei 2020 - 15:47 WIB
Ferry Sunarto Hadirkan Kreasi Masker Unik  di Tengah Pandemi Covid-19

Masker kreasi desainer Ferry Sunarto. (Foto: iNews.id/Ferry Sunarto)

JAKARTA, iNews.id – Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang besar bagi banyak sektor, termasuk fashion. Namun, situasi ini tidak menghalangi kreativitas dari para desainer untuk menciptakan karya seperti dilakukan Ferry Sunarto.

Desainer asal Bandung ini terus menciptakan ide-ide baru agar bisnisnya tetap survive di tengah wabah virus corona baru.

“Selama pandemi ini, kami tetap berusaha mengintrospeksi diri dan selalu mensyukuri apa yang telah dicapai dan berpikir ke depan bisa berkreasi,” tutur Ferry Sunarto kepada iNews.id, Rabu (20/5/2020).

Selain itu, Ferry juga melakukan langkah kemanusiaan dengan membuat Alat Pelindung Diri (APD), mengajak siapa saja yang berdonasi untuk kebutuhan tenaga medis pahlawan Covid-19.

“Sudah sekitar 30.000 APD telah disalurkan dengan baik ke berbagai rumah sakit yang menangani Covid-19. Baik di Jakarta maupun Bandung,” ucapnya. 

Ferry melihat dalam pandemi ini mempengaruhi semua lini usaha dan mengalami drop selling. “Tetapi kita tidak boleh patah semangat. Saatnya kita harus yakin  pandemi akan berlalu dan bagaimana tangan-tangan terampil di rumah produksi kami masih bisa tetap bekerja,” kata desainer ramah ini.

Menurut Ferry, bisnis bisa berjalan dengan baik juga didorong oleh kekompakan tim dan kreativitas. “Maka kita akan tetap bertahan dan selalu berpikir positif,” ujarnya.

“Indonesia harus bangkit. Indonesia harus maju, bangga gunakan produk dalam negeri. Inilah yang selalu kami yakini dan tanamkan. Di samping kekompakan dan kreativitas, kita bisa menghasilkan sesuatu yang di luar dugaan,” katanya.

Ferry mengatakan dalam situasi ini tetap ada peluang untuk mengembangkan bisnis.

“Pandemi ini mengharuskan kita untuk selalu menjaga jarak dengan social distancing dan memakai masker agar mengurangi penyebaran Covid-19. Ini juga menjadi ide awal konsep desain masker yang terbagi beberapa bagian yang berjarak, terinspirasi dari social distancing. Namun disatukan dengan bahan dasar yang menyatukan potongan itu menjadi sesuatu yang harmoni (pentingnya kebersamaan dan tetap optimistis Indonesia akan pulih dan maju),” tutur desainer langganan artis ini.

Untuk koleksi masker, kata Ferry, ada dua desain yang dibuat. “Desain masker merah putih dengan menggunakan modern fiber berupa bahan PVC, antibakteri dengan teknik jahit khusus. Masker merah putih berbahan yang kokoh sebagai perlambang Indonesia merupakan bangsa yang kuat, tidak mudah menyerah dari pandemi ini menjadi inspirasi desain masker ini,” katanya.

Menurut Ferry, Indonesia kaya akan budaya dan hadirnya wastra Indonesia yang diakui dunia, yaitu kain batik menjadi pilihan desain masker kedua.

“Batik yang dibuat masker ini bekerja sama dengan batik Jawa Timur yang berkualitas Ondomohen Batik,” ucapnya.

Selain masker, sambung Ferry, kebutuhan akan proteksi diri terhadap pakaian antibakteri menjadi pilihan  untuk terus berinovasi.

“Yang digunakan oleh para masyarakat yang masih harus bekerja, dengan memakai pakaian coat antibakteri ini akan menjadi kebutuhan utama saat pandemi. Bahan yang dibuat yaitu serat nylon, waterproof, antibakteri,” katanya.

Ferry pun berharap dalam situasi pandemi ini, muncul kesadaran lebih dari masyarakat untuk benar-benar menjaga jarak dan selalu pakai masker. “Dengan kesadaran ini, kita bersama menopang Indonesia agar segera bangkit dari pandemi di Tanah Air yang kita cintai. Roda ekonomi akan kembali pulih jika kita semua sadar mengikuti himbauan pemerintah,” katanya.

Editor : Tuty Ocktaviany